visitors

Jumat, 18 Maret 2016

Catatan Sewindu Cipta Lagu

Kompilasi Lagu Kido Pilihan Tahun 2009-2016


0. Hymne Alfa Centauri Cipt. Ihsan Ibadurrahman (Cover) [2009]
*Recording at Idtengq 'Navvas' Studio | Thanks
1. Padamu Indonesiaku (feat. Idtengq 'Navvas') [2010]
*Recording at Idtengq 'Navvas' Studio | Thanks
2. Gejolak S'mangat Jiwa Tunas Baru (feat. Idtengq 'Navvas' OST. Try Out Etos Nasional 'TOENAS' 2012) [2011]
*Recording at Idtengq 'Navvas' Studio | Thanks
3. Toga di Tepi Jendela (OST. Buku 'Toga di Tepi Jendela') [2012]
4. Karena Kita Keluarga [2012]
5. Asa Menggengam Dunia [2013]
6. Jiwa Korsa Sejati [2013]
7. Wahai Sahabat [2013]
8. Mohon Maaf Lahir dan Bathin [2013]
9. Indonesia Bangkit, Indonesia Juara [2014]
10. Tamu Istimewa [2014]
11. Hujan Matahari (feat. Idtengq 'Navvas') [2015]
*Recording at Idtengq 'Navvas' Studio | Thanks
12. Terinspirasi Kamu [2016]

| Mari tebarkan inspirasi, motivasi, apresiasi, & inovasi di dunia manapun kita berposisi, dalam bentuk karya yang positif sebagai bentuk aksi, Kido.
http://soundcloud.com/kiki-rudiansyah
http://youtube.com/kido411
IG/Twitter: @kikidoanc
Photographed by Idoriz Photography | IG: @idoriz
Edited by KIDO'S PICTURES | IG: @kidospictures
Location: Ganeca Park, Bandung, West Java, Indonesia.

Kamis, 10 Maret 2016

Melingkar & Mensyukuri "Gerhana Matahari di Langit Pasirhonje"

Alhamdulillaah, agenda kegiatan Lingkar Pemuda Pasirhonje RW 01 yang berlangsung pada Selasa-Rabu kemarin (8-9 Maret 2016) berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Momen penguatan keakraban dan kekompakan ini diperlukan untuk mencapai tujuan bersama menuju ‪#‎PasirhonjeHade‬. Bertepatan dengan momentum langka Gerhana Matahari Total (GMT) Indonesia yang di Bandung Raya nampak sebagian (GMS) ini menambah semangat kebersamaan.


 
Sesi malam (8 Maret 2016) dimulai dengan sholat isya berjamaah, lanjut sharing ke-RT-an, bakar-bakar jagung gajadi (diganti ayam), susur dan syukur malam, hingga tahajud berjamaah dan tausyiah.

Sholat shubuh berjamaah kemudian memulai paruh kedua agenda kepemudaan. Dilanjut Kutil Pemuda (Kuliah Tilu Menit Pemuda) dan games (Scrabble: Sundanese Version) sambil menunggu takbiran. Gerhana dimulai, takbir pun dikumandangkan. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengamatan gerhana di sebelah Kavling Wetan Pasirhonje dengan menggunakan kacamata khusu juga alat tradisional klise/negatif foto, dan eksperimen proyeksi lubang jarum yang dibuat semalam. MasyaaAllah cuaca mendukung dan fenomena kebesaran Allah ini pun jelas disaksikan tepat 07.20 selama dua menitan.




Agenda pun dilanjutkan dengan sholat gerhana berjamaah di Masjid Darul Ulum, khutbah oleh Ustadz Enceng, dan gerakan sedekah. Luar biasa, bak Idul Fitri! Alhamdulillaah. Kemudian, pascarehat sejenak, agenda Lingkar Pemuda pun diakhiri dengan Nyukcruk Sungai Wetan Pasirhonje dalam misi Gerakan Pungut Sampah Sungai. Alhamdulillaah...
Haturnuhun para pemuda yang sudah turut berpartisipasi. Yang belum, boleh bergabung dalam agenda ke depan lainnya. Yuk, terus saling ajak. Mari saling memaafkan atas kesalahan yang terbuat selama kegiatan. Salam #PasirhonjeHade

Minggu, 31 Januari 2016

Kenangan Bersama Bapak Pejuang Pendidikan yang Bandung Punya: H. Sony Sugema, M.BA.

| Inilah 7 momentum kenangan tak terlupa bersama salah satu Bapak Pendidikan yang Bandung punya, H. Sony Sugema, M.BA., sejak pertemuan pertama tahun 2006 sebagai anak didiknya sampai tahun 2016 setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Kampus Ganesha Versi Pribadi :)

1. Perkenalan & Cita-cita
Di awal masuk, masih teringat ada sesi perkenalan tiap siswa baru SMA Alfa Centauri Bandung dengan sang Ketua Yayasan Taqwa Cerdas Kreatif. Saat itu, perkenalan singkat diformati: Nama - Asal SMP - Cita-cita. Paling menghibur saat menyebutkan asal SMP. Saat aku menyebutkan asal SMP, "... Asal SMP, SMPN 27 Terbuka," beliau terlihat bengong sambil senyum keanehan mendengar asal SMP-ku. Lantas kusebutkan saja maksudnya apa, bahwa 27 mempunyai SMP Terbuka di daerah. Tempatku di Bojongkoneng Atas. Lantas beliau mengiyakan. Tak lama berselang, kawanku yang lain sebut saja Muammar Hardian menyebutkan asal SMP-nya, "... Asal SMP, SMPN 27 Tertutup," lantas semua terbahak tak terkecuali almarhum yang terlihat tertawa lepas.

2. Quotes Pak Sony
Perkenalan awal nama yayasan yang menaungi SMA Alfa Centauri saja sudah quotes mantap: TAQWA, CERDAS, KREATIF. Belum lagi melalui visi sekolah yang dibawa "To Be The Finest School in The World" ditambah quotes penyemangat yang khas dan selalu terngiang "The Power of Dreams" dan "You Are What You Think" yang selalu disampaikan pada sesi Seminar Motivasi bersama beliau. Terkadang, quotes-nya dalam bentuk sindiran pemacu kemajuan, "Masa jarum saja masih impor dari China...".

3. Menjadi Model Kelas Matematika
Suatu kesempatan, kelas matematika Bab Logika diisi oleh Pak Sony sebagai pengajarnya. MasyaaAllah, istimewa! Memang luar biasa cara beliau menyampaikan materi sesuai jargon bimbel SSC yang dibuatnya " Learning Revolution" melalui "Learning is Fun" sehingga betul-betul "Ngerti Abiiiis!!!" sampai memang betul adanya "Future Education, Today!" itu. Secara mengagetkan, beliau menunjuk aku ke depan. Deg-degan sih, tapi ternyata beliau melakukan metode model untuk mengingatkan salah satu materi pelajaran - dalam hal ini Logika. Aku menghadap papan tulis sehingga aku membelakangi kawan-kawanku di kelas. Kata beliau, "Pokoknya kalo kontraposisi itu ingetnya Kiki ya, dibalik posisinya, kontra atau dinegasi pernyataannya." Dan ini menginspirasi caraku mengajar.

4. 1st Parent's Day: Achievement for Student
Suatu event keren yang diinisiasi beliau adalah menghadirkan orangtua, murid, & seluruh civitas Alfa Centauri berbaur dalam satu wahana. Parent's Day namanya. Tak butuh momentum hari besar khusus, event ini sangat istimewa. Ajang apresiasi untuk para murid dan orangtua yang dikemas dengan cara berbeda. Terlebih di dalamnya bertabur sesi penghargaan untuk para siswa baik yang berprestasi secara akademis seperti olimpiade dan lomba-lomba maupun bentuk karya-karya seni lainnya. Kali pertama dibawakan dengan nuansa berbahasa Inggris sebut saja Eztika Dandelionea sebagai MC-nya, acara ini menjadi momentum obrolan pihak sekolah dan orangtua yang dikemas dengan hal yang asik dan berbeda.

5. Wisuda SMA
Tak bisa dimungkiri, Wisuda SMA menjadi wisuda perdanaku karena belum pernah TK seperti kawan lainnya. Maka, menampilkan karya seni bersama teman-teman SMA dalam bingkai perjuangan di hadapan sang Ketua Yayasan Tercinta adalah sensasi luar biasa. GSG UPI menjadi saksinya. Melihat senyumnya yang merekah serta rona bahagia karena para siswanya sebagian besar melanjutkan kuliah adalah sensasi luar biasa. Mewakili angkatan 4 'da Fantastic Fourth' kami mengucapkan terima kasih tiada terkira.


6. Halal bi Halal Staf Pengajar & Karyawan SSC Group & Alfa Centauri
Pascaresmi bergabung menjadi Staf Pengajar Kimia di bimbel Sony Sugema College rintisannya, aku kerap mengikuti acara yang diperuntukkan civitas SSC & Alfa Centauri termasuk Halal bi Halal Idul Fitri 1436 H lalu yang bertempat di SD-SMP Alfa Centauri yang penuh rona berbahagia. Seperti biasa beliau memberikan wejangan dan ilmu dari pengalaman nyatanya menyoal cara mendidik siswa melalui perkembangan zaman yang ada. Maka Sony Sugema Digital Learning System (SSDLS) adalah buktinya. Meski saat menjadi siswa aku tak menikmatinya, akan tetapi merasa bahagia atas inovasi luar biasa dalam dunia pendidikan sebagai dedikasinya. Teringat saat bersalaman dengan beliau, seorang guru berkata padanya, "Pak, ini salah satu alumni kita sekarang sudah menjadi guru kimia," beliau tersenyum dan diusaplah kepalaku olehnya.

7. "Ini Kurmanya Dibawa Buat Bekal di Jalan"
Menjelang akhir tahun 2015 lalu, salah satu 'teacher' di tempat les bahasa Inggris dulu, English Now (EN) yang berlokasi di rumah Pak Sony Sugema, Miss Lya Indra hendak melangsungkan pernikahan. Aku hendak pergi bersama Guru E-Club terfavorit Ka Ihsan Ibadurrahman menuju walimahannya di Tegal. Bersama juga Idris Nursalim Al Muhajiri, Ziyan Zharfan, Miss Jeane Dwi, dan temannya, kami berangkat bersama dari Bandung dimulai dari rumah beliau di Jalan Babakan Priangan V. Teringat sesaat sebelum berangkat, kami berpamitan kepada Pak Sony sekeluarga. Kala itu Pak Sony menanyakan sudah/belumnya kita makan sebelumnya. Lalu, beliau menyodorkan sesuatu kepada ka Ihsan sebagai anaknya sambil katanya, "Ini kurmanya dibawa buat di jalan. Tuh, sok dibawa aja bisa dimakan sewaktu di mobil menuju sana," sambil tersenyum ramah seperti biasa menatapi semua, aku mengingatnya. Lalu kami berdadah dan seingatku itu bukan pertemuan terakhir kalinya karena beberapa kali berjumpa di lokasi SSC dan tak lupa salam sapa seperti biasa.

Terima kasih, Pak Sony atas dedikasi, motivasi, inspirasi, dan inovasi yang telah dibagikan selama ini. InsyaaAllah husnul khatimah. Amal jariyahmu akan selalu mengalir dan membawamu ke Surga-Nya. Aamiin.

| Catatan Mengenang Pejuang Pendidikan, Kido

***

Segenap keluarga besar Kiki Rudiansyah, Alumni SMA Alfa Centauri 2009, mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya Bapak H. Sony Sugema, M.BA. (Founder/Owner SSC Group; Ketua Yayasan Taqwa Cerdas Kreatif) pada Ahad, 31 Januari 2016. Innalillaahi wa inna ilaihi raaj'uun...

Semoga iman Islam beliau diterima di sisi Allah. Segala kebaikannya dibalas dengan rahmat & ampunan-Nya. Dilapangkan & diterangkan kuburnya. InsyaaAllah husnul khatimah. Mari mengambil teladan kebaikan dari amal jariyah & ilmu yang bermanfaat yang telat beliau sebarkan.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kemudian diberi kekuatan teruntuk anak-anak beliau yang sholeh/ah agar istiqomah mendoakan beliau. Aamiin.
Allaahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzuulahu wawashi' madlkhalahu.
Allaahumma laatahrimna ajraahu walaa taftinna ba'dahu waghfirlanaa walahu. Aamiin.

- Kullu nafsin daa iqatul maut -
"Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian"

Senin, 04 Januari 2016

Kaleidoskop Perjalanan 2015



| Inilah 7 Kaleidoskop Perjalanan sepanjang tahun 2015 Versi Pribadi

1. Perjalanan Studi
Setelah 6 tahun lamanya, masa kuliah program sarjana pun berakhir ditutup dengan Selebrasi Wisuda Oktober ITB di Gedung Sasana Budaya Ganesha (SABUGA) ITB pada 16 Oktober 2015. Alhamdulillaah...

*Perjalanan Mengajar*
Terhitung sudah 2 tahun menjadi pengajar bimbingan belajar SSC, sudah banyak lokasi yang menjadi tempat persinggahan dalam berbagi ilmu: Badak Singa, Diponegoro, Terate, Adipati Kertabumi, Cisangkuy, Ambon, bahkan Camp di Hotel Bumi Kitri Cikutra. Semuanya berlokasi di Bandung. Kode pengajar pun resmi didapat: KIK. Alhamdulillaah...

2. Perjalanan Menulis
Berawal dari keranjingan membuat status di media sosial yang beberapa malah seperti artikel, akhirnya menulis menjadi salah satu hal kesenangan. Belum ada buku yang secara pribadi diterbitkan, tetapi insyaaAllah sekarang sedang menggarap buku perdana perjalanan selama berkuliah dengan judul "Mahasiswa 3 Rektor", semoga tahun depan sudah bisa diluncurkan. Aamiin. Beberapa tulisan dimuat di situs daring atau majalah seperti pada salah satu rubrik di Majalah RZ yang berjudul "Siapa Bilang Gak Punya Duit Gak Bisa Sekolah?". Namun, puncak dari tulisan pribadi adalah Laporan Tugas Akhir S1 atau Skripsi saya yang berjudul "Evaluasi Kinerja Akustika Masjid Habiburrahman PT Dirgantara Indonesia." Alhamdulillaah...

3. Perjalanan menjadi MC/Moderator
Warna-warni pengalaman memandu acara di tahun ini tidak bisa seluruhnya diceritakan. Sebut saja satu yang menjadi puncaknya adalah saat menjadi MC Munas ke-7 Forum Zakat (FOZ) di Hotel Savoy Homan Bandung (Mei 2015) dan menjadi moderator pada Talkshow dalam Rangkaian Grand Launching Sholat Shubuh Berjamaah Nasional bersama Rektor ITB, Ketua AMKI, & Presiden Kabinet KM ITB di Masjid Salman ITB (Oktober 2015). Satu pengalaman MC penutup tahun ini yaitu pada Penutupan Islamic Character Building FKB & FEB Telkom University, 6 Desember lalu.
Alhamdulillaah...

4. Perjalanan Tampil Menyanyi
Dari sekian banyak tampil menyanyi dalam event-event, tiga hal yang digarisbawahi sebagai kesempatan yang paling istimewa yaitu saat berduet dengan Kang Eggie 'Edcoustic' dalam Acara FESTARA KARISMA Salman ITB, tampil pada saat Syukwis Oktober Salman ITB, dan saat berduet dengan Zaki '4 Peniti' pada acara Salman Days Out Picnic #3. Catatan bersejarah tahun ini adalah tampil di Tabligh Akbar Agroteknologi UNPAD Jatinangor dalam bentuk duo/grup yang dinamai +Coustic yang fokus pada musik positif pascamenggaet Aufa menjadi partner pada bagian gitar. Alhamdulillaah...

5. Perjalanan Fotografi/Videografi/Desain Grafis
Dimasukkan menjadi fotografer dalam suatu tim ide bisnis adalah hal yang berkesan. Ya, terima kasih Earth Photography Team. Meskipun secara branding pribadi, KIDO'S PICTURES, terus berjalan. Beberapa hal yang berkesan adalah saat dimintai secara khusus oleh Kakak-kakak PAS untuk sesi pemotretan khusus di Taman Ganesha hingga pencetakan, saat dimintai menjadi fotografer acara Gathering Lembaga Umar bin Khattab di Graha Sanusi UNPAD, dan puncaknya saat memenuhi permintaan klien-klien untuk memoret produknya di Singapura awal Ramadhan lalu dan pada 17-24 November di Singapura & Malaysia dengan disponsori JIVA Project by Azmi, thanks a lot. Alhamdulillaah...

6. Perjalanan Kerelawanan
Ada tiga perjalanan yang sangat berkesan dalam pengalaman terjun langsung ke lapangan dalam rangka Tanggap Bencana -Mewakili Ruamah Amal Salman ITB & Korps Relawan Salman ITB (KORSA)- dengan masing-masing karakternya. Pertama, Tanggap Bencana Banjir Bandung Selatan, Jawa Barat (Januari). Kedua, Tanggap Bencana Kemanusiaan Rohingya di Aceh Timur, DI NAD (Juni). Ketiga, Tanggap Bencana Kabut Asap di Pekanbaru dan Rumbay, Riau (November). Alhamdulillaah...

7. Perjalanan Piknik Keluarga
Aku sangat malu kalau hanya memperjalankan menjadi diri dengan semua rekan & segala urusan di luar, tetapi keluarga terkesampingkan. Jadi, alhamdulillaah, kucoba selalu agendakan perjalanan bersama keluarga meski hanya sekadar jalan santai akhir pekan di sepanjang jalur perkampungan tempat tinggal: Pasirhonje, Sekegawir, Bojongkihiyang, Ciparungpung, Caringin Tilu - Cimenyan. Perjalanan lainnya beberapa kali tebar senyum, tawa, canda, & kata: keliling taman-taman kota Bandung. Sedikit modern, makan-makan di 'emol' semacam anak muda kekinian, hehehe, juga ditutup nonton bareng "Bulan Terbelah di Langit Amerika" di eks eks wan. Paling mengesankan adalah saat 'yamcha'-an bareng di restoran Hong Kong, Lotus - Cihampelas. Dan terakhir adalah PikniKeluarga ke Taman Bunga Begonia di Lembang - Maribaya 24 Desember lalu, ah speechless. Alhamdulillaah...

| CATATAN AKHIR TAHUN, KIDO.

Rabu, 07 Oktober 2015

Seseorang yang Datang Terlambat dan Baru Muncul Lagi

Kamu pernah datang terlambat pada suatu acara tertentu padahal teman-teman sudah datang lebih awal?
Kamu pernah muncul lagi setelah sekian lama tak nimbrung pada suatu perkumpulan, komunitas, atau organisasi padahal teman-teman telah melalui masa 'riweuh' bersama-sama?


Based on true experience...
Ada dua macam orang datang terlambat pada suatu acara, rapat, dll. Satu, jenis orang yang dengan sengaja datang terlambat karena sudah direncanakan atau dibiasakan. Dua, jenis orang yang tak mau terlambat, tetapi hal penting menyangkutnya pada waktu yang bersamaan mengharuskan dia datang terlambat sehingga telat menjadi pilihan daripada tidak sama sekali.
Sama halnya dengan kasus datang terlambat, munculnya seseorang yang sudah sekian lama 'menghilang' juga ada dua macam. Satu, jenis orang yang baru muncul lagi setelah menghilang tidak jelas karena memang sudah direncanakan atau disengaja. Tipe kedua adalah orang yang menghilang dan baru muncul lagi setelah mengerjakan suatu hal baik berhubungan dengan kepentingan akademik, keluarga, atau pekerjaannya, tetapi sebelumnya telah melakukan pemberitahuan atas ke-menghilang-annya itu.

Dari keempat tipe orang dengan dua kasus di atas terdapat dua mental yang secara umum ditampakkan yaitu pertama mental orangnya yang 'dingin' & 'lurus-lurus' saja ketika datang terlambat atau baru muncul lagi serta yang kedua mental orangnya yang 'minder' sehingga agak sulit untuk berbaur lagi. Mental yang kedua ini cenderung mental kebanyakan sepanjang pengalaman. "Ah, malu datang juga soalnya sudah terlalu telat," atau "Gak mau, ah agak gimana gitu sama yang lain udah lama gak ikut ngumpul," begitu katanya.

Melihat kasus mental di atas, memang diperlukan kepekaan kita yang telah datang terlebih dahulu dan bertahan pada suatu perkumpulan untuk berjiwa besar menyambutnya minimal dengan 3S: senyum, salam, sapa. Apalagi memang sejak awal orangnya sudah memberitahu. Terkadang perlu penyesuaian ulang karena berbedanya waktu pencairan suasana antara yang sudah terbentuk dengan yang baru saja bergabung (lagi). Inilah yang bisa jadi menyebabkan mereka yang datang terlambat atau baru muncul lagi memilih terdiam atau bahkan mencari aktivitas lainnya dibandingkan 'dikacangin' teman-temannya.

Mungkin sebagian besar menganggap "Itu kan sebagai konsekuensi/sangsi atas keterlambatan atau ke-menghilang-annya". Padahal, baik yang jelas ataupun tidak, akan jauh lebih 'asyik' jika kita merangkulnya kembali. Bukankah itu lebih menyenangkan, mengakrabkan, dan mencairkan suasana? Ketimbang memasang muka datar atau tak ber-3S. Soal konsekuensi dan sangsi adalah urusan dirinya sendiri dan untuk dirinya sendiri. Kedatangan dan kemunculannya kembali adalah sebentuk niatan untuk senantiasa menyambung silaturahmi.

Namun, perlu dicatat bahwa tulisan ini bukan sebentuk pembolehan secara 'buta' atas kasus datang terlambat dan menghilangnya seseorang pada suatu organisasi, melainkan lebih kepada pengingatan bahwa jiwa besar untuk kembali merangkul orang seperti tersebut sebelumnya adalah jauh lebih enak di hati dan hubungan terlebih sebelumnya sudah ada pemberitahuan.
Tulisan ini berdasarkan pengalaman dan curhatan beberapa teman. Bagi kengkawan yang bergerak di bidang psikologi pasti lebih paham soal mental dan cara penyikapan yang benar.

Terima kasih bagi yang berkenan. Mohon maaf atas segala kekhilafan dan pendapat yang kurang pantas untuk diutarakan. Semoga ada pembelajaran dan perbaikan bagi diri dan kelangsungan hubungan di masa kini dan ke depan.

| Catatan Pengalaman dan Pandangan, Kido.

Kamis, 13 Agustus 2015

Kiki 'Kido' Rudiansyah's Soundcloud's Review


[ Here’s My Soundcloud’s review by the second year’s anniversary ] 

Web name : soundcloud.com/kiki-rudiansyah
Since : November 2013 (almost two years old) 

|| Statistics ||
Tracks/Songs : 44
Plays : 23.170 times
Likes : 79
Reposts : 28
Comments : 8
Downloads : 1415 times
Followers : 33
Followings : 87 

|| Most Played All Times ||
[1] Kido feat. Nathan - Sakitnya tuh di Sini (Alih Lirik Acoustic Cover)
[2] Kido - Moving On (Original Music Cover Ridho Rhoma OST. Assalamualaikum Beijing)
[3] Kido feat. Rommy Febrian - Cahaya di Langit itu (Piano Cover Fathin Shidqia OST. 99 Cahaya di Langit Eropa)
[4] Kido - Anteupkeun #2 (Original Music Cover Demi Lovato OST. Disney’s Frozen; Sundanese Full Version)
[5] Kido - Wahai Sahabat (Original Kido’s Song)

 || Most Liked All Times ||
[1] Kido - Anteupkeun #2 (Original Music Cover Demi Lovato OST. Disney’s Frozen; Sundanese Full Version)
[2]  Peggy Melati Sukma - Taubatku (Original Religion Song)
[3] Kido - Wahai Sahabat (Original Kido’s Song)
[4]  Kido - Moving On (Original Music Cover Ridho Rhoma OST. Assalamualaikum Beijing)
[5] Kido feat. Rommy Febrian - Cahaya di Langit itu (Piano Cover Fathin Shidqia OST. 99 Cahaya di Langit Eropa)

|| Most Commented All Times ||
[1] Kido - Adil (Alih Lirik; Original Music Cover Sadis by Afgan)
[2]  Kido - Anteupkeun #2 (Original Music Cover Demi Lovato OST. Disney’s Frozen; Sundanese Full Version) 
[3] Kido feat. Bachtiar Ahmad - Aku Memilih Setia (Acoustic Men Cover Fathin Shidqia)
[4] Kido feat. Nathan - Sakitnya tuh di Sini (Alih Lirik Acoustic Cover)
[5] AKUO (Abur, Kido, Uya, & Onyo) - Kalo Ingin Gaya Nikah Muda Aja (Alih Lirik; Original Music Cover Koi Mil Gaya OST. Kuch Kuch Hota Hai)

|| Most Downloaded All Times ||
[1] Kido & Raju feat. Rommy Febrian - Cahaya di Langit itu (Piano Duet Men Cover Fathin Shidqia OST. 99 Cahaya di Langit Eropa medley Kekasih-Mu)
[2] Kido feat. Nathan - Sakitnya tuh di Sini (Alih Lirik Acoustic Cover)
[3] Kido feat. Bachtiar Ahmad - Aku Memilih Setia (Acoustic Men Cover Fathin Shidqia)
[4] Kido feat. Rommy Febrian - Cahaya di Langit itu (Piano Cover Fathin Shidqia OST. 99 Cahaya di Langit Eropa)
[5] Kido feat. Putri Retno - Ketika Cinta Bertasbih (Original Music Cover Subi & Ina)

|| Most Reposted All Times ||
[1] Kido - Nantkanku di Batas Waktu (Original Music Cover Edcoustic)
[2]  Kido - Anteupkeun #2 (Original Music Cover Demi Lovato OST. Disney’s Frozen; Sundanese Full Version)
[3] Kido - Tamu Istimewa (Original Kido's Song)
[4] Kido - Gravity (Original Song Cover Meyer)
[5] AKUO (Abur, Kido, Uya, & Onyo) - Kalo Ingin Gaya Nikah Muda Aja (Alih Lirik; Original Music Cover Koi Mil Gaya OST. Kuch Kuch Hota Hai)

|| Last Post : 21 days ago ||
Kido feat. Eustachia - Surga yang Tak Dirindukan (Alih Lirik Cover Krisdayanti; Versi Laki)
Plays : 1.174 times
Likes : 1 

|| In Collaboration of ||
MUSIKIDO & PARTNERS, NAVVAS STUDIO, KIDO’S PICTURES, & SOUNDCLOUD.

|| Find me also on ||

|| Best regards for you all my viewers & listeners || 
Very big thanks for all your attentions.
It’s a pride to share with you all.
Success for us :D 
Assalamualaikum~ 

Twitter: @kikidoanc
Email/FB: kickyalchemist@gmail.com
Path/FB: Kiki Rudiansyah
Line: @kido411
BBM: 537D2B82
Periscope: in progress*


Sabtu, 18 Juli 2015

INSTAKULTUM Ramadhan 1436 H by KIDO'S PICTURES



Bismillaah...
Inilah rekapitulasi 30 talent INSTAKULTUM by KIDO'S PICTURES sesuai urutan tayang di http://www.instagram.com/kikidoanc per 18 Juli 2015 M/2 Syawal 1436 H pukul 17.59 WIB:

1. Fauziyyah Khairunnisaa 'Arsitek' (Alun-alun BDG): 15 ❤

2. Tesa Riyadi 'Pelajar/Pemain Futsal' (Pasirhonje-Cimenyan): 24 ❤

3. Iis Casmiati 'Penulis Buku Toga di Tepi Jendela' (Masjid Raya Bandung): 16 ❤

4. Romi Sangaji 'Mahasiswa/Aktivis Dakwah Kampus ITB' (Menara Salman ITB): 17 ❤

5. Rifa Khaerunnisa 'CEO Photografaa' (Braga): 15 ❤

6. Deden M. Ramdan Nuralam 'Manager Operasional Shafira Foundation' (Kantor Shafira Foundation Jalan Pelajar Pejuang): 17 ❤

7. Sari Asih Rahmawati 'Muslimah Fotografer/Creativepreneur' (Braga): 18 ❤

8. Idris Nursalim A. 'Fotografer/Desainer' (Taman Film): 20 ❤

9. Wafa F. Ismail 'Mahasiswi Kedokteran Gigi UNPAD' (Simpang Braga-Wastukencana-Perintis Kemerdekaan): 11 ❤

10. Angga Kusnan Qodafi 'Manager BP2M Salman ITB/Muslim Entrepreneur' (Kantor BP2M Salman ITB): 17 ❤

11. Lulu Azzahra 'Muslimah Relawan' (Taman Ganesha): 20 ❤

12. Surya 'Supervisor Beastudi Etos Bandung' (Gerbang Depan Kampus ITB): 18 ❤

13. Gantina Rachmaputri 'Koordinator Wilayah Etos Bandung-Dompet Dhuafa' (Campus Center ITB): 18 ❤ (Part 1), 21 ❤ (Part 2)

14. Budi 'Tenaga Ahli Parkir Salman ITB' (Areal Salman-Gelap Nyawang): 17 ❤

15. Tristia Riskawati 'Pemimpin Redaksi Salman Media' (Koridor Timur Masjid Salman ITB): 16 ❤

16. M. Abduh 'Komandan KORSA' (Gunung Batu Lembang-Maribaya KBB): 12 ❤

17. Annisa Ratu Zahra 'Relawan Pendidikan/Dirijen Angklung' (Kedai Mamah Eha): 12 ❤

18. M. Farras Muhadzdzib 'Mahasiswa/Aktivis Dakwah Kampus IPB' (Pet Park): 21 ❤

19. Aikhalid Nurlatifah 'Social Worker' (Junction GSG-Ruang Utama Masjid Salman ITB): 19 ❤

20. Bagus Putra Panuntun 'Aktivis Dakwah Sekolah' (Kampus SMA Alfa Centauri-Bimbel SSC): 20 ❤

21. Renata 'Mahasiswi Akuntansi LP3I Bandung' (Masjid Daarus Shudur Sekegawir-Cimenyan): 21 ❤

22. Ust. Deni Albar, Lc. 'Imam Masjid PUSDAI JABAR' (Masjid Pusdai Jabar): 13 ❤ (Part 1), 21 ❤ (Part 2) 

23. Nur Dawim Elya Wardah 'Muslimah Entrepreneur/Owner Sambelya' (Merlion Singapura): 25 ❤

24. M. Kamal Muzakki 'Direktur Eksekutif Rumah Amal Salman ITB' (Kantor Rumah Amal Salman ITB): 22 ❤

25. Kurniawan Gunadi, dkk. Forum Indonesia Muda 'Penulis Buku Hujan Matahari/Aktivis FIM' (Lapangan Rumput Salman ITB): 24 ❤

26. Azmi Aflah Fadhila 'Muslimah Model/Mahasiswi S2 UNPAR' (Bandara Internasional Soekarno-Hatta): 30 ❤

27. Satria Hidayat 'Aktivis/Imam Masjid Salman ITB' (Atap GSG Salman ITB): 12 ❤

28. Sayyidatun Nisa 'Relawan Lingkungan/Mahasiswi UNPAD' (Taman DAGO-BDG Emerging City): 24 ❤

29. Luthfi Pamungkas 'Mahasiswa Teknik Lingkungan ITENAS' (Taman Jomblo-Pasupati): 8 ❤

*Edisi Special Reminder*
M. Abduh 'Komandan KORSA' (Gunung Batu Lembang-Maribaya KBB Versi 2): 18 ❤

30. Kiki 'Kido' Rudiansyah & Family 'CEO KIDO'S PICTURES/Fotografer Earth Photography' (Rumah Wa Nani, Pasirhonje-Cimenyan, Kab. Bandung): 20 ❤

[]

Haturnuhun semua talent yang sudah turut berpartipasi dalam secuil proyek proaktif pribadi ini, moga menjadi salah satu penyaji tayangan berhikmah di bulan Ramadhan 1436 H ini. Moga bermanfaat, menginspirasi, dan membawa kebaikan untuk kita semua. Sampai jumpa di kesempatan program lainnya, termasuk kamu yang belum gabung. Insyaa Allah. Aamiin.
Alhamdulillaah, kalian memberi warna yang berbeda di Ramadhan kali ini dan itu indah.

"Inspirasi diri, datang dari hati"
- Kiki Rudiansyah (Owner KIDO'S PICTURES) 😉

📱 Cek selengkapnya video INSTAKULTUM Edisi 1 Ramadhan - 1 Syawal 1436 H di Instagram: @kikidoanc
Atau http://www.instagram.com/kikidoanc

Alhamdulillaah, Allahu akbar!

© KIDO'S PICTURES 
mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, taqabbalallaahu minna waminkum...
Active•Creative•Communicative

|| Wilujeng, selamat, & congrats kepada AZMI AFLAH FADHILA (Muslimah Model/Pembina Karisma/Mahasiswi S2 Teknik Industri UNPAR) yang telah terpilih sebagai Talent Terfavorit dengan jumlah LOVE terbanyak yaitu 30 dengan INSTAKULTUM edisi #26 dengan Tema "Yuk, Maksimalkan Ibadah Jelang Perpisahan dengan Bulan Ramadhan" yang ber-venue di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tanggerang-Banten.

Dengan begitu sebagai Apresiasi KIDO'S PICTURES, Azmi dapat kesempatan voucher makan bersama Kiki 'Kido' Rudiansyah (CEO/Owner KIDO'S PICTURES) & rekan-rekan di Cafe Warung Pasta, Jalan Ganesha Bandung Juara pada bulan Agustus 2015 mendatang.

Info lebih lanjut akan dihubungi selanjutnya secara japri.
Sekian & terima kasih :)

Jumat, 26 Juni 2015

KIDO on KULTUBE SALMAN TV Ramadhan 1436 H

Assalamualaikum, Sahabat sekalian.
Saya mau berbagi pandangan terkait PEMUDA hari ini. Alhamdulillaah, berkesempatan jadi talent Salman TV untuk mengisi KULTUBE (Kultum di Youtube) di hari ke-9 Ramadhan 1436 H ini.
Moga bisa menambah semangat, ilmu, & sekaligus ngabuburit, hehe.
Pantengin aja Channel Salman TV di Youtube ya...


"PEMUDA itu Perjuangan, Etos & Etika, Menarik, Unggul, Dinamis, Ahli pikir-dzikir-ikhtiar."
- Kido -

Haturnuhun: Salman Media | Rumah Amal Salman ITB | YPM Salman ITB | Semua sponsor 
Make up by Zoya Cosmetics
Koko by aufia.com

Selasa, 24 Maret 2015

Mencoret Catatan Mimpi Kecil: KIDO Berduet dengan EDCOUSTIC

Dan benar sekali adanya, Ahad kemarin adalah momen besar pencoretan catatan mimpi kecilku. Betapa tidak, berkesempatan menyenandungkan tembang nasyid favorit (Muhasabah Cinta dan Sebiru Hari Ini) bersama penyanyi aslinya - dengan diiringi gitar langsung - adalah 'the unsaid moment'. Kemudian, mimpi kecil itupun telah menjadi kenyataan. Eggie 'Edcoustic' featuring Kido. Alhamdulillaah. Mungkin bagi sebagian yang lain ini adalah hal biasa atau 'apaan sih?' tapi apapun itu kupilih menjadi diriku dengan segala asa dan mimpiku.

Dan ternyata pula kami mempunyai secuil latar belakang yang sama. Tampil bersama di acara Festival Cinta Remaja (FESTARA) yang digelar oleh Keluarga Remaja Islam Salman ITB (KARISMA) seperti sebuah ajang reunian. Aku alumni Adik Mentor KARISMA dan Kang Eggie & (Alm.) Kang Aden (EDCOUSTIC) adalah alumni Kakak Mentor KARISMA. Sejatinya, Allah-lah Yang Maha Mempertemukan kami.



Kutahu 'Remaja Peduli' sebagai senandung perdana dari Edcoustic pada saat aku ber-Islamic Sunday KARISMA 2006 silam. Saat itu pula mulai kuterpincut dengan nasyid modern ala Edcoustic. Tak terlalu perhatian selanjutnya, sewaktu SMA 2008 lalu, 'Nantikanku di Batas Waktu' dan 'Sebiru Hari Ini' mengakrabkanku kembali dengan sang penyairnya. Hingga 'Muhasabah Cinta' melengkapi kekagumanku pada maestro nasyid ini. Munsyid Juara dari Bandung Juara, dan aku bangga.

'Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku' ingin berduet kala itu denganmu, Edcoustic, terutama saat masih lengkap dengan (Alm.) Kang Aden kala itu. Beberapa kali bertemu yang membuat rindu. Namun, tiada mengapa karena penantianku terjawab sudah. Dengan ramah dan bersahajanya, seorang yang nota bene sudah populer dengan rendah hati mengajakku untuk tampil bersama. Superhaturnuhun, Kang Eggie, syukron Edcoustic. Suatu kehormatan dan kebanggaan bisa berduet dengan penuh kebahagiaan.

Dan seperti Kang Eggie bilang, semoga segala senandung yang dilantunkan tiada lain sebagai pelipur lara dan penghibur diri tak berlebihan. Dan tentu sejatinya semoga ini menjadi media dakwah pendulang kebaikan di masa sekarang dan mendatang. Dan sukses selalu untuk Edcoustic dan Edfriends sekalian. Aamiin.

"Tuhan kuatkan aku lindungiku dari putus asa jika kuharus mati, pertemukan aku dengan-Mu." []

| Catatan Pencoretan Mimpi Kecil, Kido.

Foto oleh Idris Nursalim Al Muhajiri
Syukron jiddan, my best Akhi 

[ Disunting oleh KIDO'S PICTURES ]

Senin, 16 Maret 2015

Indit 'SYIAH' ti Kampung Kuring!

Bandung (16/3), Kido. Langsung menuju intinya saja saya kabarkan hasil curahan saksi hidup tentang apa yang terjadi (dan masih berlangsung) di kampung saya, Pasirhonje (Kab. Bandung, Jawa Barat) menyoal kegundahan masyarakat tentang ajaran Syiah yang tengah mengguncang kini. Adalah ayah saya sendiri (RR) yang menuturkan bahwa pascakunjungan (masa reses DPR RI) 'Bos Syiah' di Jawa Barat, Jalaluddin Rakhmat, ke Yayasan Masjid Al-Mukaromah Pasirhonje (Ahad, 1 Maret 2015 lalu), masyarakat dibuat resah karena Jalal, begitu panggilannya, sempat membagi-bagikan buku tentang syiah kepada warga yang ikut hadir dalam forum tersebut. Jalaluddin Rakhmat adalah bos ajaran sesat Syiah (http://mui.or.id/wp-content/uploads/2014/05/06.-Faham-Syiah.pdf) di Jawa Barat yang diberi kesempatan oleh pemilihnya untuk menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P pada Pileg 2014 lalu dengan daerah pemilihan Jawa Barat.

http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/03/03/39815/manfaatkan-masa-reses-jalaluddin-datangi-pendukungnya-dan-bagi-bagi-buku-syiah.html#.VQaNYY4Tza0

Tak hanya itu, kesaksian ayah saya menyebutkan bahwa tim Jalal siap membagi-bagikan sejumlah uang tunai yang cukup menggiurkan bagi warga yang memang sedang membutuhkan, asalkan mereka harus membentuk kelompok minimal sepuluh (10) orang per kelompoknya. Entah untuk diapakan kelompok ini, tetapi ini tentu modus operandi yang mengerikan dalam rangka membeli akidah dan sangat berbahaya bagi kalangan awam yang memang kurang pengetahuan dan cerderung ikut-ikutan. Siapa sih yang tak mau jika sudah diiming-imingi uang? Beruntung, kata ayah saya melanjutkan, meski beliau bukan ahli dalam hal ilmu agama, tetapi beliau menyadari bahwa kampung ini sedang digoyah akidahnya. Tak boleh ada penggadaian akidah untuk sebuah kemakmuran, begitu tegasnya.

http://www.kompasislam.com/masa-reses-jalaluddin-rakhmat-bagi-bagi-buku-syiah-ke-kampung-kampung/#sthash.DEkYIpxT.dpbs

Isu tersebut, sampai hari ini, ramai sekali menjadi perbincangan di RW 01 kampung saya, khususnya di RT 06 yang memang menjadi letak posisi Masjid Syiah tersebut. Sebagai informasi tambahan, Al-Mukaromah adalah sebuah Yayasan yang mengaku Islam yang terletak tepat diperbatasan Kampung Pasirhonje dan Sekegawir, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Didirikan layaknya pesantren yang ada masjid dan pondoknya juga, yayasan ini juga mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), begitu yang saya ketahui. Tak hanya itu, biasanya melalui surat undangan, pengurus menyebarkan pemberitahuan bahwa ada juga pengajian dengan menghadirkan pemateri. Lagi-lagi orang terdekat saya saksinya. Ibu saya (J), mengaku pernah menghadiri pengajian yang aneh materi penyampaiannya, tidak seperti Islam pada umumnya. Tentang ritual ibadahnya, pedoman suri tauladannya, dll.


Foto: hidayatullah.com

Secara umum dan sejak lama, memang warga Pasirhonje, termasuk saya pribadi, telah mencium kejanggalan aktivitas dan ajaran di Masjid Al-Mukaromah tersebut. Hanya dulu belum terlalu 'agresif' seperti sekarang. Pun beberapa saudara dan teman saya yang adiknya sekolah di sana merasa begitu. Kondisi terkini memang aktivitas pesantren & SMP-nya sepi karena warga Pasirhonje dan kampung sebelahnya memilih menyekolahkan anaknya di tempat lain daripada termasuk dalam ke-simpang-siur-an ajaran yayasan tersebut. Jikapun ada, pengurus mendatangkan santri/murid dari luar daerah Pasirhonje semisal Kota Bandung, dll. Tentang upaya penyesatan yang hendak menyebar, beberapa tokoh masyarakat dan aparat pemerintah setempat sudah berusaha merundingkan kepada pengurus yayasan tersebut agar menghentikannya. Beberapa warga yang sudah hampir bersepakat menerima tawaran pun segera diselamatkan dan diberi pencerdasan.

http://www.antiliberalnews.com/2015/03/04/manfaatkan-masa-reses-jalal-datangi-pendukungnya-dan-bagi-bagi-buku-syiah/

Kini, kelanjutan penanganannya masih diurusi tokoh masyarakat setempat, pun saya sebagai warga setempat merasa harus ikut terlibat dalam menyelamatkan akidah masyarakat ini. Ini adalah bagian dari dakwah. Namun, tetap kita ingin menyelesaikan persoalan ini dengan baik-baik tanpa benturan. "Silakan jalani sendiri ajaran yang Anda yakini, jangan turut memaksa yang lainnya!" Menyoal legalitas dan posisinya di Kampung Pasirhonje sedang diproses oleh pemerintahan setempat, dalam hal ini oleh Ketua RW 01 Pasirhonje (BM). Melihat dampak warga yang hampir terjerumus ini (ada yang hendak memutuskan silaturahim dengan saudaranya, ada yang hendak memutuskan ikatan pernikahan, dll.), warga Pasirhonje dengan tegas menyatakan,
"Indit 'SYIAH' ti Kampung Kuring!"

*Syiah, juga dalam Bahasa Sunda memiliki arti: sebuah kata yang merupakan ekspresi pengusiran atas apa yang tidak disenangi hanya dibaca biasa saja tidak sama dengan pengucapan SYI'AH yang menggunakan huruf hijaiyyah 'ain' pada huruf 'a'-nya

| Catatan Ladang Dakwah Dunia Nyata, Kido.

Jumat, 20 Februari 2015

Bermisi Semangat Kebersamaan, Ikatan Alumni Alfa Centauri (IAAC) Taklukkan Puncak Tangkuban Parahu


Bandung (20/2), IAAC. Alhamdulillaah..., bermodal tekad & semangat kebersamaan, tujuh (7) anggota Ikatan Alumni Alfa Centauri (IAAC) lintas angkatan berhasil menaklukan Puncak Tangkuban Parahu dalam Misi Perdana Perjalanan Kebersamaan IAAC, "Assalamualaikum, Tangkuban Parahu!". Memulai perkumpulan dan sarapan di Salman ITB sejak pukul enam pagi, rombongan akhirnya mulai 'ngangkot' sekira pukul delapan karena menunggu fullteam. Turun di depan kampus UPI, kemudian lanjut menuju Jayagiri Lembang. Di Jayagiri semua perlengkapan dipersiapkan dan dicek ulang seperti makanan, minuman, P3K, dll. Kemudian setelah itu mulai beranjak menuju Taman Junghuhn - Gerbang Jalur Pendakian.

Sampailah di pintu masuk Taman Junghuhn dan rombongan bersiap tancap gas memulai pendakian, tapi tunggu dulu, setiap orang dikenakan Rp 5000 sebagai HTM Taman Wisata Alama Junghuhn. Pukul sembilan saat itu. Perjalanan menyusuri Taman Junghuhn, Lereng Tangkuban Parahu, hingga sampai puncak, dan akhirnya menuju kawah begitu menantang dan terjal. Kami harus menembus jalur sempit, menyusuri semak belukar, terkadang tebing dan pohon tumbang harus dihadapi. Namun, akhirnya dengan semangat kebersamaan dan saling membantu juga mencukupkan istirahat di beberapa titik, kami akhirnya mencapai puncak "Tertimbun ke Sampingnya, (Chairudin, 2006)" tersebut. Belum berakhir juga tantangan saat mencapai areal kawah, badai kabut menjadi selimut kami saat itu. Dingin dan sangat dingin, tetapi kebersamaan dan tebaran senyum semua anggota perjalanan yang menghangatkan.

 
Foto & Suntingannya oleh KIDO'S PICTURES

Semoga IAAC senantiasa dipersatukan-Nya dalam ikatan kekeluargaan, kebersamaan, dan kekompakan dengan tetap berlandaskan TAQWA, CERDAS, KREATIF, dan tentunya KONTRIBUTIF bagi almamaternya ALFA CENTAURI. Juga makin memperkuat sinergi dengan lembaga alumni lainnya, Keluarga Alumni Centaurian Moslem Atmosphere (KACMA) - karena anggota KACMA (sudah pasti) anggota IAAC juga.

Untuk kawan-kawan IAAC lainnya, nantikan dan sampai jumpa di Misi Perjalanan Kebersamaan edisi selanjutnya, semoga semuanya dapat bergabung dan tersenyum bersama. Aamiin.
Salam IAAC.

Kontributor: Kiki Rudiansyah (4), Muhamad Abduh (5), Rizki Setiaji Mutaqin (5), Bagus Poetra (9), Lulu Azzahra (5), Hafsah Ashri Noor Azizah (8), Muthi Fatihah Nur (8)

Rabu, 18 Februari 2015

Polisi Tanpa Kepala

Geger! Awal tahun baru 2015 ini Indonesia diributkan dengan adanya 'polisi tanpa kepala' - tepatnya pada tanggal 16 Januari 2015. Horror memang, tetapi inilah kenyataan yang diperlihatkan Mr. President kita, Yth. Ir. H. Joko Widodo, kepada rakyatnya di seantara nusantero, eh seantero nusantara maksudnya. Keputusan ini diambil menyusul ditetapkannya calon Kapolri (kesayangan) satu-satunya sebagai tersangka kasus gratifikasi oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) 13 Januari silam.

Padahal sang calon Kapolri tunggal Komjenpol Budi Gunawan ini telah melalui Fit & Proper Test oleh Komisi III DPR pada 14 Januari 2015 - sehari setelah ditetapkannya sebagai tersangka. Dan mengejutkan, hasilnya BG lolos dan (seharusnya) siap langsung dilantik Jokowi. Namun, sayang seribu sayang Jokowi (yang dilema dengan status BG) memilih menetapkan Plt (Pelaksana tugas) Kapolri, Komjenpol Badrodin Haiti, yang saat itu (16 Januari 2015) sekaligus acara seremonial dicopotnya Jendral Sutarman sebagai Kapolri yang sejatinya baru akan pensiun Oktober mendatang.

Kisruh ini semakin menjadi membentuk pusaran masalah 'cicak (KPK) kontra buaya (Polri)' yang sekarang dilengkapi banteng sebagai 'entahlah'-nya. Presiden (terlihat) makin pusing, sementara 'polisi tanpa kepala' terus menghantui rakyatnya. "Kita tunggu proses hukum (praperadilan) dulu, baru nanti diputuskan," begitu kurang lebih kata Pakde Jokowi selepas mengetahui BG melayangkan gugatan praperadilan di PN Jaksel atas menyoal status tersangka yang disandangkan KPK padanya - sekira sebulanan pascapenetapan tersangka. Wal hasil, rakyat masih terus menunggu sambil 'ketakutan'.




Sorak sorai keramaian tagar #SaveKPK dan #SavePolri pun menghiasi dunia maya dan nyata. Sementara praperadilan BG berlangsung sepekan secara marathon, 9-13 Februari 2015. Putusanpun dibacakan pada Senin (16 Februari 2015) lalu. Kini seluruh pihak terkait bahkan (secara berlebihannya) seluruh rakyat Indonesia berdebar-debar menanti putusan itu. Bukan untuk sekadar seorang BG-nya saja, tetapi tentang hubungan KPK-Polri dan jelasnya kepemimpinan salah satu institusi penegak hukum di negeri ini. Hasilnya, hakim mengabulkan sebagian permohonan BG dan menolak seluruhnya permohonan KPK serta diketuklah palu pencabutan status tersangka BG. Ini seakan buah simalakama bagi Jokowi di tengah (kadung) gaduhnya khalayak publik dan politik.

How are you, Mr. President? Sekarang kami menunggu keputusan Anda yang begitu 'amat sangat' lama sekali. Kami tak butuh jawaban 'minggu depan' atau 'secepatnya' bahkan (jangan bilang) #BukanUrusanSaya. Nampaknya Anda masih saja dilema, yth. Ir. Joko Widodo (dua hari kemarin). Namun, alhamdulillaah akhirnya hari ini (Rabu, 18 Februari 2015) Bapak berdiri dengan (upaya susah payah bergestur) tegas di podium istana negara. Kami dengan dengarkan keputusan Bapak, yakni membatalkan pelantikan BG sebagai Kapolri dan menunjuk BH Sang Wakapolri sekaligus Plt Kapolri, Komjenpol Badrodin Haiti sebagai cakapolri baru (yang lagi-lagi) tunggal. Tinggal berkirim surat lagi ke DPR untuk diproses.

Tepuk tangan 'prok prok prok' kami apresiasi keputusan Bapake Jokowi. Hanya masalahnya, kalau mau menunjuk cakapolri baru mengapa tak sejak dulu saat BG jadi tersangka? Kan banyak tuh jenderal besar lainnya yang dikantongi Kompolnas? Sudah 'chaos' dan 'riweuh' begini barulah diputuskan. Yang paling di-PHP-in ya jelas BG dan para pendukung serta pihak berkepentingan di belakangnya (mungkin). Sementara itu, (seperti biasa) rakyat dibuat gantung dan tak pasti bin tak jelas, mungkin karena rakyat itu memang tak jelas menteri Bapak, Tedjo, bilang ya. Tapi yang jelas bahwa kami tidak tahu menahu kalau ada maksud lain yang telah Bapak & orang-orang Bapak siapkan. Entahlah, kami hanya rakyat jelata yang super-awam, tetapi berusaha ingin tahu.

Sekarang kami kira ini bukan berakhir, melainkan memasuki babak baru pencalonan kapolri baru kepada DPR yang sedang bermasa reses dan baru akan berakhir 22 Maret mendatang - kecuali atas ijin pimpinan DPR, bisa dilakukan rapat pembahasannya. Belum lagi uji kepatutan dan kelayakannya. Eh, yang paling penting juga, belum tentu DPR menerima pencabutan BG sebagai kapolri - yang sudah lolos dan bukan tersangka - dan meloloskan BH sebagai Kapolri definitifnya. Tentu ini akan makin 'seru', dan membuat Bapak makin 'lucu', tapi moga tak sampai berlarut-larut tak menentu.

"Sampai kapan Polisi Tanpa Kepala ini bergentayangan menghantui seluruh rakyat dari Merauke sampai Sabang?"

Yth. Bapak Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, ini saatnya Anda yang memilih, Anda yang menentukan. Seiring itu kami menaruh kepercayaan dan berdoa kepada Allah, Tuhan sekalian alam. Moga negeri ini terhindar dari bala niat kejahatan yang memantik kehancuran dan mendekat pada kondisi negeri yang adil dan penuh kebaikan serta diliputi atmosfer ampunan dan keberkahan. Aamiin.

Sekian. Mohon maaf atas sangat banyaknya kesalahan dari ketidaktahuan, ke-sok-tahu-an dari ke-simpang-siur-an kabar yang beredar dan berkembang, serta ungkapan kejujuran perasaan yang mungkin menyakitkan. Astaghfirullaah, kami memohon ampunan Allah Sang Maha Sebaik-baik pemberi keputusan.

| Catatan Perasaan untuk Pemimpin Negeri Kekinian, Kiki Rudiansyah.

Jumat, 06 Februari 2015

Pengemis yang Tak Mengemis

Adalah kebijakan terbaru saat ini dari pemerintah daerah di beberapa kota besar - semacam Jakarta, Surabaya, dan Bandung - yang melarang memberikan uang kepada para gepeng (gelandangan pengemis) yang berkeliaran bebas di perkotaan. Di Jakarta bahkan ada denda bagi yang memberi. Sedangkan Bandung masih sebatas himbauan yang diwujudkan dalam sebentang spanduk reklame - yang dipasang di beberapa titik - seperti yang terlihat di persimpangan Jalan Ir. H. Djuanda Dago, Jalan Diponegoro, dan Jalan Sulanjana.

 Sumber Foto : Pikiran Rakyat Online

Dalam hal ini, saya pribadi berprasangka baik bahwa pemerintah bukan melarang untuk bersedekah, melainkan dengan niatan baik supaya upaya pengentasan kemiskinan pendudukan lewat penyaluran bantuan dapat ditangani melalui lembaga sosial atau ziswaf (zakat, infak, shodakah, & wakaf) sehingga jelas aturan mainnya - meski masih ada pro dan kontra. Mengapa? Karena biasanya lembaga-lembaga ini akan melakukan survey dan pendataan sehingga nantinya sasaran, program, dan penyalurannya tepat.
Gepeng di jalanan kini memanglah (mungkin) orang yang membutuhkan. Akan tetapi, caranya dengan meminta-minta sungguh tidak elok sebagai perangai manusia yang memegang teguh kehormatannya. Iya jika sangat terpaksa, tetapi jika sudah terbiasa selayaknya aktivitas kerja, ini tentu bukan hal biasa. Perlulah solusi luar biasa untuk mengubah mentalitas yang terkadang dipikirkan sebelah mata. Kebijakan pemerintah inilah salah satunya.

Namun, seakan sebuah hukum aksi-reaksi, pascadiluncurkannya kebijakan/himbauan pemerintah tsb. para peminta-minta (atau lebih dikenal pengemis) tak kehilangan akalnya. Atau bisa jadi karena melihat persaingan dunia 'perkemisan', akhirnya dicarilah modus operandi terbaru untuk mengelabui objek-objek sasarannya. Saya pribadi mengalami beberapa modus baru itu. Mulai dari yang bertanya lokasi tertentu untuk dituju (yang jaraknya cukup tak masuk akal untuk berjalan kaki), yang mau pulang kehabisan ongkos dan take bawa 'hape', yang kecurian tasnya, sumbangan sosial, yang mau berobat, ajukan dana proposal kegiatan/penelitian dan yang-yang lainnya.

Di antara sekian banyak itu, bisa jadi ada yang betul, tetapi kebanyakan agaknya tidak. Mengapa? Karena tak sedikit pengemis yang tak mengemis itu melakukan hal sama terhadap orang berbeda padahal bisa jadi mereka telah mendapatkan hasil dari orang sebelumnya. Bahkan, lucunya, (ketika awal masuk kuliah 2009 silam) saya pernah bertemu seorang pemuda yang ingin ditunjukkan jalan pulang dan pada akhirnya mengiba untuk diberi yang, kejadian sama (dengan orang yang sama) terulang hingga saat saya berkuliah tingkat 4 (sekira 2013 silam). Ini kan aneh, masa iya empat tahun begitu terus. Dikira saya tak hapal mukanya, sedang lokasi 'mangkalnya' tak jauh-jauh dari jalur berjalan saya.

Bagi yang belum tahu harap berhati-hati. Ini bisa juga dikategorikan penipuan secara halus atau ragam peminta-minta modern atau sebut saja pengemis yang tak mengemis (dengan pakaian compang-camping ala gelandangan dan baramaen). Ini bukan semata menghalangi niat baik untuk memberi, melainkan pula dalam rangka membangun mentalitasnya agar tetap terjaga kehormatan dan martabatnya. Kita salurkan bantuan sosial kepada lembaga yang bersangkutan, kita tunjukkan bahkan antarkan ke lembaga itu pula bila ada yang meminta dan butuh bantuan. Insyaa Allaah, akan terjadi kehidupan yang teratur dan berkehormatan.

Dan satu lagi ini membutuhkan dukungan semua kalangan bahkan inilah yang harusnya menjadi megaproyek REVOLUSI MENTAL yang dikoar-koar saat kampanye pemilihan pemerintah sekarang. Sekian.

| Catatan Sebelum Jumatan, Kido.

Selasa, 03 Februari 2015

Potret Senja Ramadhan Menjelang Hari Kemenangan


"Senja bersama-Mu menjelang Hari Kemenangan kala itu. Masyaa Allaah..."
- -- --- ---- ----- ---- --- -- -
"Having twilight with You before the Victory Day at that time. Masyaa Allaah ..."
Copyright © 2014 KIDO'S PICTURES | Ramadhan 1435 H | The Peak, Hong Kong. 

Rabu, 28 Januari 2015

100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK

"Bukan urusan saya!"
(Ir. Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia)

"Lebih cepat lebih baik."
(Drs. M. Jusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia)


|| Catatan Wong Cilik, 20 Oktober 2014 - 28 Januari 2015 ||

Jumat, 26 Desember 2014

Tanggap Darurat Bencana Bandung Selatan: Ayo Jadi Relawan!


Banjir melanda Bandung Selatan meliputi daerah Baleendah, Andir, Dayeuh Kolot, Bojong Soang dan daerah lainnya di sekitar aliran Sungai Citarum dengan ketinggian air mencapai 3,2 meter.
8000 warga terdampak bencana, lebih dari 4000 di antaranya telah diungsikan. (Sumber : kelurahan Baleendah pertanggal 22 Desember 2014)

Bantuan-bantuan yang dibutuhkan saat ini yaitu:
- Makanan cepat saji (bukan mie instan)
- Beras, sembako, roti, biskuit
- persediaan air bersih
- pampers, bubur untuk bayi,
- pembalut wanita, pakaian dalam bersih
- selimut, alas tidur
- baju bersih layak pakai, baju hangat
- minyak kayu putih, obat-obatan

Salurkan bantuan Anda ke:
Posko Korps Relawan Salman ITB (KORSA)
Selasar Hijau Kompleks Masjid Salman ITB Jl. Ganesha no. 7 Bandung
atau melalui rekening
BCA 777-0857-605 a/n YPM Salman ITB
Konfirmasi transfer melalui SMS/telepon ke 0811 222 8 333
Bantuan Anda akan didistribusikan untuk masyarakat terkena dampak banjir Bandung Selatan dan bencana di daerah lainnya.

http://korsa.salmanitb.com
Twitter: @korsaitb @salmanitb

[ KORSA FLASH: EDISI MAJALAH TEMPO & TIME MAGAZINE ]



"Janten relawan mah teu seueur cumarios nu teu mangpaat, tapi ka-TEMPO sae damelna."
IKHLAS | CERDAS | TANGKAS




"Kang Sep, it's TIME for us to appreciate you. Thank's for your dedication. Allah bless you. Aamiin."
IKHLAS | CERDAS | TANGKAS

All designs by KIDO'S PICTURES

Selasa, 18 November 2014

Pesta Rakyat: Menyambut Kenaikan Harga BBM!

Dear Yth. Presiden RI, Ir. H. Joko 'Jokowi' Widodo yang prorakyat...
Kami tahu, mengerti. dan paham mengapa Bapak menaikkan harga BBM sebentar lagi tepat Selasa, 18 November 2014 pukul 00.00 WIB.
Alasannya karena kebanyakan rakyatmu ini sudah menggunakan Whatsapp (WA), Line, Cacaotalk, We Chat, dan yang lainnya. Terima kasih atas pengertianmu, Pak.
Mari kita nyalakan kembang api dan lampion bersama, pesta rakyat segera dimulai.
Kami senantiasa menunggu gebrakan kerja, kerja, kerja lainnya yang tentunya lebih pro rakyat lagi. Sekian.
Ttd. Wong Cilik
| Bandung, 17 November 2014 pukul 23.59 WIB.


Sumber Gambar:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=972621422751763&set=a.734207233259851.1073741825.100000117430028&type=1&theater

Selasa, 04 November 2014

Kode 41114 Untukku: Senyum, Suara, Es Krim, Pancake, Foto, & Doa

Alhamdulillaah ya Allah... atas umur yang telah Engkau karuniakan dan masih dipercayakan untuk hambamu yang serba kurang dan tak tahu ini.

Tepat jam 11 malam ini, 24 tahun yang lalu, Engkau memperkenalkanku dengan dunia dan segala isinya ciptaan-Mu melalui ibuku. Terima kasih Allah, terima kasih ibu. Jika momentum ini adalah salah satu pertanda keberkahan dari-Mu, maka sungguh keberkahan dan keselamatan ini jauh lebih berhak dicurahkan untukmu, ibuku. Allah Yang Maha Pemurah, berkahi umurku agar aku bisa terus menjaga selalu ibuku sebagai satu tanda bukti tanda cinta dari-Mu hingga akhir hayatku.

Dan terima kasih seluruh sahabat dan seluruh kawan sekalian yang telah memanjatkan doa dan perlakuan khusus untukku. Semoga Allah membalas semuanya dengan berlipat. Dan doa sama untuk kalian atas apa yang telah kalian panjatkan pada Allah untukku. Dan...

"Jika 41114 itu adalah kode hari ini, maka kalian telah berhasil memecahkan rahasia itu dengan senyum, suara, es krim, pancake, foto, & doa. Terima kasih kawan-kawan sekalian. Pengulangan tanggal-bulan di tahun ini, terasa tak biasa, lebih memberikan warna cerah yang lainnya."


- Kido :)

Selasa, 21 Oktober 2014

Anak Muda Masa Kini, Masa Gitu?


Udah pernah ke CFD Dago Bandung? Itu lho Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) yang enggak Trash Free Day (Hari Bebas Sampah). Kalo belom pernah, ya ga apa2. Cobain aja deh tiap hari Ahad (baca: Minggu) pagi dari jam 6 sampe 10 di sepanjang Jalan Ir. H. Djuanda a.k.a Dago. Mulai dari Taman D.A.G.O sampe belokan Dayang Sumbi yang sebelum Toko Brownies Amanda khas Bandung tea (maaf, agak sedikit promosi, hehe) sebelum Simpang Dago.

Salah satu potret suasana CFD Dago, Lokasi: Depan SMAN 1 Bandung
Sumber foto: http://nchiehanie.blogdetik.com/files/2010/12/copy-of-100_35541.jpg

Sebenernya di Jalan Merdeka juga ada sih, tepat di ruas Jalan Merdeka depan BIP. Yang ini mah lebih lengang, jarang yang tau di sini juga CFD. Tapi sebenernya bukan itunya yang mau dibahas. Bukan CFD-nya, tapi tentang penikmat CFD-nya. Khususnya CFD Dago yang sering jadi tempat observasi. Ciee, berat amat istilahhnya, OBSERVASI a.k.a pengamatan. Seru aja ngamatin orang2 pade bebarengan jalan santai, cekikik sini cekakak situ, nyapedah, pun yang wisata kuliner gak kalah bejibunnya. Saking bejibun, bingung deh mana pedagang mana pembeli.

 Potret CFD Dago kala ramai oleh warga
Sumber foto: http://www.infobdg.com/v2/wp-content/uploads/2013/05/cfd-dago.jpg

Dari sekian banyak yang diliat kiri kanan, depan belakang, & atas bawah (?), yang paling menarik adalah genggong anak muda yang beragam klasifikasinya. Gue baca ada 'Genk anu'-lah, 'Antek-antek anu'-lah, wah segala macem deh sampe yang tak bernama grup juga bececer di mana-mana. Coba aja lu amati, liat dengan mata kepala sendiri. Gue sih gak masalah soal grup sama emblem2 namanya. Yang jadi bikin ilfil gue tuh...

| Inilah 7 kelakuan Anak Muda (bahkan yang seukuran cabe rawit, sepantaran SD/SMP-an-lah) jaman sekarang yang bikin ilfil kalo liat (sampel lokasi: CFD Dago) sampe2 gue ngedumel ndiri, "Masa Gitu?"
 
1. Maaf, kecil-kecil udah asik banget menggantang asap 'ngarokok' di pinggir2 jalan secara terbuka tak ada segan sama sekali. Hororrrr...
2. Anak muda yang cuit sana suit sini ke sembarang mudi yang lewat, mudinya juga mau aja sambil 'bibirihilan'. Garilaaaa...
3. Muda-mudi yang keliatan udah 'jadi', widih kelakuannya 'sor' ke mana-mana, pegang, peluk, begitulah. Haduhhhh...
4. Biar keliatan pemberani, gak jarang yang saling tantang adu 'kawani' padahal masih cabe rawit. Wewwww...
5. Si eneng mojang parahyangan ini bajunya waduh udah merecet, kadang udah pada bolong, kurang bahan lagi. Padahal mah dingin atuh takut masuk angin. Berrrr...
6. Si ujang jajaka juga gamau kalah, gaya rambutnya calon dirazia guru BK apalagi liat warnanya yang kayak aromanis bikin miris. Hidungnya ditusuk-tusuk, lidah juga, kurang puas juga bibirnya. Eh, masih belum puas mau nyaingin si Eneng, ditusuk deh tuh kuping. Hebringggg...


 Ilustrasi potret anak muda masa kini yang 'katanya gaul'
Sumber foto: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjThEb4a5xQxERj41fBJgyJjTWpL6-ktnvaHtvXXAfb4kgqUPMQa4FW7Kd_1FrGebz7aeu5o8LIvDOLcUmmZZthdLndGlAENLyX893GSkk7TzOhdSBvcUa8J2P8i7nX4DwVR3hib8baEbjO/s1600/remaja-jaman-sekarang.jpg

7. Ibarat di kebon binatang, itu nama binatang disebut sambil teriak2 manggil temen. Temennya mau juga dipanggil gitu. Mana gak ada sensor lagi. Segala macem deh, dari yang kasar sampe kasur disebut sambil nyerengeh. Hehehe, anehhhh...


Demikian, Versi Pribadi.
Yuk saling nasihat-menasihati, memberi solusi, dengan tetap saling menjaga hati agar tetap rukun abadi demi masa depan anak muda masa kini untuk Indonesia nanti. Salam lima jari!


- Kido :)