visitors

Selasa, 31 Desember 2013

Sang Maestro Nasyid pun Kini Telah Berpulang, "Selamat Jalan Kang Aden Edcoustic"


اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ ، وَأكْرِمْ نُزُلَهُ ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ ، وَاغْسِلْهُ بِالمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ ، وَنَقِّه مِن الخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَس ، وَأبدلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ ، وَأهْلاً خَيراً مِنْ أهْلِهِ ، وَزَوْجَاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ ، وَأدْخِلهُ الجَنَّةَ ، وَأعِذْهُ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ ، وَمنْ عَذَابِ النَّارِ » حَتَّى تَمَنَّيتُ أن أكُون أنَا ذَلِكَ الْمَيِّت

Kabar duka datang dari inspirator perkembangan belantika nasyid di Indonesia, Kang Aden 'Edcoustic', yang dikabarkan telah wafat kemarin malam (30/12) sekitar pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Pascawafat beliau langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Antapani 2 Bandung. Rencananya, beliau akan dimakamkan di Rancaekek pukul 09.00 WIB pagi ini. Semoga amal ibadah, iman, dan islamnya diterima Allah SWT. Kita semua dapat mengambil hikmah di balik kreativitas caranya berdakwah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Selamat jalan Kang Aden, karya-karyamu akan terus menjadi inspirasi para generasi yang haus akan kreasi dan inovasi dalam menebarkan dan menggairahkan kehidupan islami.
Mari kita sama-sama doakan beliau dan satu hal yang pasti bahwa 'setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian', artinya kita juga kelak pasti akan menghadap-Nya di waktu, tempat, dan cara yang telah Allah tentukan setepat-tepatnya.
Semoga khusnul khatimah. Aamiin.

Tulisan di atas, adalah status FB saya yang sontak langsung saya post di akun pribadi pascamendengar kabar bahwa Kang Aden (Deden) 'Edcoustic' telah wafat. Tepatnya via status teman saya. Kemudian, mencoba berkabar via tweet akun pribadi twitter saya,









Karena masih kurang percaya, maka saya yakinkan dengan stalking halaman profil EDCOUSTIC di Twitter @edcoustic. Di sana belum ada kabar apapun, hanya ada isi tweet terakhir seperti ini,








Lalu tak lama, di tengah malam tadi pun, saya cari informasi tentang kebenaran wafatnya beliau. Dengan bantuin Google saya ketikkan kabar itu di kotak pencarian dan akhirnya muncul kabar yang meyakinkan saya di suatu webforum tentang kabar itu yang berisikan link kabar kepastiannya menuju satu halaman Facebook.


























Isinya adalah:
"Munsyeed Corner
Dari Allah kita datang, kepada Allah kita kembali.

Aden Edcoustic Dilaporkan Telah Meninggal Dunia Sebentar Tadi.
Aden (tengah) merupakan vokalis kumpulan Edcoustic yang dianggotai oleh beliau dan Eggie selaku pemain gitar.

Komposer lagu hits Muhasabah Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih ini merupakan pengkarya yang ulung tetapi sentiasa merendah diri. Pemergian beliau merupakan satu kehilangan yang besar buat industri muzik Indonesia dan Malaysia.

Salam takziah diucapkan kepada keluarga allahyarham dan seluruh sahabat dan peminat Edcoustic.

Kemaskini: http://munsyeed.com/malay/2013/12/aden-edcoustic-meninggal-dunia/

#Munsyeed Dot Com - New Media For Islamic Entertainment — with Bima Samudra, Kang Den, Faisal Hamdi, Eggie Gusthaman and Fairus Zainal.

***

Ya Allah kabar itu ternyata benar, namun memang belum banyak media yang memberitakan, di jejaring sosial pun baru sedikit dan memang karena sudah malam.
Pagi ini, tepat pukul 06.30 WIB, saya kembali mengecek kejelasan kabar meninggalnya sang maestro musisi nasyid itu di internet. Lalu, lewat akun Twitter resmi EDCOUSTIC terlihat,

















































Pada tweet hasil Retweet akun resmi EDCOUSTIC terlihat kehilangan yang begitu mendalam serta cerita dan kisah baik, sholeh, dan kreativitas Kang Deden oleh sahabatnya Kang Eggie yang merupakan sahabatnya sekaligus juga salah satu personil Edcoustic lainnya di posisi gitar. Terlihat juga tweet dari musisi ternama, Melly Goeslaw (sebagai rekan penggubah lagu 'Ketika Cinta Bertasbih') yang menyampaikan pesan duka via akun twitter pribadinya diikuti pesan duka Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.









Dikabarkan sakit pascamanggung terakhir di Medan Ahad, 22 Desember, beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Hakikatnya memang sudah waktunya Allah memanggilnya. Lewat akun Twitter pribadi Kang Aden @adenlife, saya membaca kronologis beberapa waktu terakhir sebelum detik hembusan nafas terakhirnya.


























Ternyata beliau baru bangun dari sakitnya pada tanggal 15 Desember 2013 pascajatuh sakit selama dua bulan ke belakangnya. Merasa sudah sehat, tanggal 19 Desember beliau bersiap untuk bersuara emas kembali di Medan. Dan memang betul tepat di Hari Ibu, 22 Desember 2013 beliau menyumbangkan suara emasnya di Medan. Tweet terakhirnya mengabarkan pada hari itu juga ia kembali ke Bandung, kota tempat tinggalnya. Setelah itu tidak ada kabar lagi hingga tersiar beliau jatuh sakit kembali dan berujung di kabar duka wafatnya kemaren malam sekitar pukul 20.15 WIB, 30 Desember 2013.

"Nantikanku di Batas Waktu" dan "Muhasabah Cinta" adalah dua di antara sekian banyak nya yang begitu bermakna mendalam tentang arti sebuah cinta, cinta sejati. Bukan cinta yang hanya duniawi, tetapi juga cinta yang akan dibawa hingga dunia setelah kita meninggalkan dunia ini. "Remaja Peduli" adalah tembang lainnya, dari alumnus Keluarga Remaja Islam (KARISMA) Salman ITB ini, yang menyiratkan ajakan dalam memperjuangkan panji Islam di kalangan remaja kini. Dan masih banyak lagi.

Selamat jalan Kang Aden, terima kasih atas semua karya inspirasionalmu. Senang dan bangga pula pernah berjumpa denganmu secara langsung saat engkau mengisi Inspirasi Ramadhan (IRAMA) di Salman ITB Ramadhan 1432 H lalu (2011). Semoga engkau tenang menghadap-Nya. Tersenyum di sisi-Nya.

-Kido :)

Rabu, 25 Desember 2013

Toleransi

Satu kata ini agaknya menjadi topik yang sedang hangat 'dipergunjingkan'. Bahkan seakan 'blur', apakah istilah ini membawa nuansa damai atau justru memperkeruh keseharian. Beberapa pihak menggulirkannya sebagai sebuah istilah pemersatu di antara keberagaman, sementara kelompok yang lain mempunyai definisi tertentu dalam hal penunaiannya. Semua berteori, semua ingin mendebatkannya.

Padahal, sejatinya toleransi bukan untuk diperdebatkan hingga berbuah caci maki, leceh diri, dan luka hati, melainkan untuk dipraktikkan. Bukan sekedar pemraktikkan yang asal-asalan, tetapi lebih diserahkan kepada masing-masing keyakinan dan ilmu yang sudah didapatkan, yang ini bukan main-main, karena ini masalah keimanan.

Entah, sahabat setuju atau tidak dengan pernyataan saya bahwa toleransi itu bukanlah 'pencampur-adukan' keyakinan masing-masing kita yang sangat beragam. Namun, toleransi itu lebih kepada keamanan dan kenyamanan dengan keyakinan dan berkehidupan imani kita. Saat Kawan merasa aman dan nyaman dalam beribadah, begitupun saya dengan keyakinan pribadi, maka itulah toleransi. Tidak saling mengusik, mengejek, meracau, atau bahkan mengobrak-abrik kesakralan ritual yang masing-masing percayai.


Percayalah bahwa toleransi bukan hanya sekadar diwujudkan dengan kata-kata, tetapi dengan rasa saling pengertian dan tindakan yang berdasar keyakinan dengan ilmu yang kita punya. Jadi, mari tersenyum, mari saling menciptakan rasa aman dan nyaman dalam berkehidupan tanpa memperdebatkan cara bertoleransi perbedaan keyakinan. Namun, saling mengingatkan itu pasti ada karena bedanya ilmu yang dipunya, tetapi mengingatkan itu bukan untuk mencari permasalahan, tetapi lebih kepada kasih sayang atas dasar keyakinan.

Cukup tanggung jawab kita kepada-Nyalah yang menjadi jaminan. Karena Dia-lah yang pasti menilai segala perbuatan kita betapapun hebatnya perdebatan yang ada.
Kita memang berbeda-beda, tetapi jangan mau dibeda-bedakan untuk kemudian dipecahkan dalam berkehidupan. Kita memang mempunyai kesamaan, tetapi kita tentu tak mau disama-samakan dalam hal keyakinan. Selamat bertoleransi, Kawan.

| Untukmu agamamu, untukku agamaku :)

-Kido :)

Sumber foto:

Minggu, 22 Desember 2013

Selamat Hari Ibu 'Happy Mother's Day'

Saat tak ada yang mau menjadi teman kita. IBU kita selalu siap menjadi teman kita.
Saat tak ada yang mengapresiasi karya kita. IBU kita selalu memberi apresiasi terbaiknya pada kita.
Saat orang lain berkata buruk pada kita. IBU kita selalu berkata baik pada kita.

Saat tak ada orang yang mau mendengarkan cerita kita. IBU kita selalu siap mendengarkan apa yang kita ceritakan.
Saat kita merasa bodoh di antara teman kita. IBU kita selalu memandang anaknya sebagai anak cerdas karena keyakinannya terhadap doa.
Saat tak ada orang yang mau berbagi dengan kita. IBU kita selalu memberikan apapun yang beliau punya untuk kita.

Saat tak ada satupun yang membela kita. IBU kita selalu membela anaknya dengan kemuliaan caranya.
Saat kita merasa tak ada motivasi dalam diri kita. IBU kita selalu mengusahakan dirinya sebagai motivator terbaik bagi anaknya.
Saat kita merasa tak ada orang yang mendoakan kita. IBU kita selalu mendoakan yang terbaik bagi kita.

---

Andaikan subjek dari untaian kata-kata di atas ditukar, apakah akan berlaku sama? Akankah kita selalu ada untuk IBU kita?
Tak usah dijawab dengan segala ke-normatif-an atau seribu alasan yang kita punya. Cukup kita sama-sama renungkan dan wujudkan kesungguhan rasa cinta kita padanya. Jangan hanya mencintainya karena momen selebrasi Hari Ibu yang terbatas, tetapi kita jadikan setiap hari kita sebagai Hari Ibu selamanya. Namun, Hari ini kusebut spesial untukmu, IBUKU.
Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013.

"Kelak orang yg dapat menggantikan kecintaan pada istriku tiada lain dialah seorang, ibuku."

| Terima kasih IBU, maafkan anakmu ini dan mintakan ampun kepada-Nya, kasihmu dan Maha Kasih-Nya tak terhingga sepanjang masa. Meski rasa cinta ini takkan membalaskan kasihmu, tetap saja ingin kuungkapkan,
"Ana uhibbuki Umi, fillaah. I love you, Mom 'cause Allah."
Semoga engkau senantiasa dalam lindungan dan keridhoan Dia Sang Maha Pemilik Segala, Allah SWT. Aamiin.

"Tiada keramat yang ampuh di dunia selain dari doa ibumu jua."



-Today's Special Activity-

First time, making Korean Cuisine "Kkakdugi (깍두기)" but it's modified by myself >>> "Tofu Kkakdugi" special for my mom
Thank's to my youngbro, Tesa Riyadi for accompanying me during cooking. Alhamdulillaah. And the result ...
Mom: "So spicy, but more than delicious, Son!"
My young cousin: "A little beat salty and so spicy, wow!"
My youngbro: "Mantap and so spicy!"

| Thanks's for your honesty or even lying 'cause my cooking's not as delicious as you eat, hehe. Just for fun and love you all so much, especially Mamah, happy mother's day ...
"Allahummaghfirlii waliwalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa. Aamiin."


-Kido

Kamis, 19 Desember 2013

Ketika yang Haram Menjadi Halal

Bismillaah...

Dalam sebuah pengelanaan di hutan, kita dihadapkan pada suatu kondisi di mana persediaan makanan habis tak bersisa apapun sama sekali. Kondisi ini berlangsung untuk beberapa hari ke depan hingga selesai dari pengelanaan dan kembali pada kehidupan normal. Namun, untuk bertahan dan kembali itu kita membutuhkan asupan makanan ke dalam tubuh kita.

Lalu, apa yang harus kita konsumsi untuk kebutuhan makan kita tersebut? Sedangkan halalal thoyyiban adalah syarat mutlak makanan kita sebagai muslim. Saat itu, tak ada lagi yang tersedia di hutan kecuali binatang haram seperti babi. Dengan memakannya kita dapat bertahan hidup, sementara sumber makanan lain semisal tanaman yang ada di hutan kita yakin halal, tetapi tak tak tahu thoyyib (baik/aman) atau tidaknya. Bisa jadi beracun, dll. Jadi, bolehkah kita memakan sumber pangan haram tersebut?

Dalam Islam, kondisi ini dinamakan 'darurat'. Suatu kondisi di mana tidak ada lagi pilihan (yang dibolehkan sesuai syariat) kecuali memilih suatu hal yang haram yang ada di sekitar kita saat itu.

Namun, kondisi ini terjadi dengan asumsi bukan karena 'dibuat-buat'. Misalnya, sebelumnya sengaja membawa perbekalan yang tidak disesuaikan (dengan perjalanan yang akan ditempuh). Ini tentu tidak boleh. Seharusnya, kondisi tersebut terjadi karena lebih kepada situasi yang ada (terjadi) di luar rencana (dugaan) sedangkan perbekalan sudah disesuaikan, tetapi tidak mencukupi pada akhirnya.

Maka dari itu, dalam hal ini mengonsumsi babi jadi diperbolehkan meskipun haram.

Kemudian, bagaimana dengan kondisi darurat pada kasus khusus yang lain? Misalnya, seseorang dihadapkan pada suatu kondisi sedang mengidap suatu penyakit, tetapi setelah mencari ke mana-mana, tidak ada (belum ada tepatnya) obat yang bisa menyembuhkan kecuali obat yang bersumber dari sesuatu yang haram. Daruratkah kondisi ini? Bolehkah mengonsumsi obat yang haram?

Dalam Shahih Al-Bukhari, dari Abu Hurairah ra., Nabi Saw. bersabda,
"Allah tidak menurunkan suatu penyakit kecuali juga menurunkan obatnya." 

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah Saw. bersabda,
"Setiap penyakit ada obatnya. Jika diberikan obat yang tepat, dengan izin Allah, tentu penyakit itu akan sembuh.”

Dalam Musnad Imam Ahmad, dari Usamah bin Syuraik, Nabi Saw. bersabda,
"Sesungguhnya, Allah tidak menurunkan penyakit kecuali juga menurunkan obatnya. Ada yang mengetahuinya dan ada pula yang tidak mengetahuinya." 
Dalam riwayat lain disebutkan,
"Allah tidak menciptakan penyakit melainkan Dia menciptakan obatnya, kecuali satu penyakit." Para sahabat kemudian bertanya? "Penyakit apa itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Usia tua."
Imam at-Tirmidzi menilai hadits ini shahih.

Banyak penafsiran, tetapi penafsiran yang masuk akal adalah bahwa setiap obat yang diciptakan untuk masing-masing penyakit tersebut adalah sesuatu yang pastinya halal karena Allah-lah yang meramunya secara pasti. Jadi, tidak ada obat yang berasal dari barang haram. Lalu, bagaimana solusi Islam untuk kondisi (darurat) di atas?

Diskusi dalam mentoring Rabu malam, 18 Desember 2013 di Ruang Utama Masjid Salman ITB kemarin, kang Gamma (mentor pribadi saat ini) berpendapat bahwa ini sama halnya dengan kasus makanan haram yang diperbolehkan dikonsumsi pada kondisi darurat. Namun, beliau menambahkan, dalam hal ini bisa jadi pada masa tersebut memang belum ditemukan, secara sains medis, obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut kecuali 'obat haram' yang ada. Menurut pria bernama lengkap Gamma Andika Perdana, S.T. lulusan Program Studi Teknik Mesin ITB angkatan 2005, ini berkaitan dengan perkembangan pengetahuan manusia di bidang sains dan medis.

Akan tetapi, meski boleh mengonsumsi obat haram tersebut, keyakinan dalam diri haruslah tetap dijaga bahwasanya obat yang halal dan bisa menyembuhkan penyakit tersebut itu ada, Allah telah menciptakannya. Namun, pengetahuan manusia belum sampai padanya. Begitu lanjut opini beliau.

Dari diskusi tersebut, saya pribadi berkesimpulan bahwa sudah seharusnya umat Islam-lah yang lebih terpacu untuk mengembangkan dunia pengobatan yang aman dan halal. Sungguh harus ditanamkan pada diri-diri pribadi muslim seperti saya bahwasanya sebagai seorang muslim, ilmu dan syariat (Al-Quran dan As-Sunnah) adalah pegangan tetap di tengah kajian pengetahuan yang kompleks saat ini. Menjadi umat yang maju dan sesuai syariat adalah suatu asa kemaslahatan yang harus senantiasa dijaga, ditanamkan, dan diperjuangkan. Dan keyakinan kita kepada Allah Yang Maha Menentukan atas segala sesuatu adalah sebuah keharusan. Karena untuk sekadar penyembuhan penyakit, obat hanyalah sebuah alat, sungguh suatu keniscyaan bahwa karena kekuatan Allah semata-lah semuanya terjadi. Semoga Allah senantiasa menunjukkan hikmah dan jalan hidayah-Nya. InsyaAllah.

Wallaahu a'lam bish shawwab.

-Kido, Etoser Bandung 2009 :)

















Sumber Gambar: http://www.prlog.org/12142071-go-halal-logo-green-white.jpg

Jumat, 13 Desember 2013

Tentang Mangga


Fakta:
1. Buah berbiji yang dilapisi daging lagi diselimuti kulit buahnya.
2. Harum aromanya, jadi ciri khas pembeda dengan buah lainnya.
3. Umumnya, saat muda asam rasanya, saat matang manis rasanya.
4. Banyak jenisnya, beda karakteristiknya meski tetap sama-sama mangga.
...

Pertanyaannya:
1. Siapa yang merancang bentuk bijinya, proporsi dagingnya, warna kulitnya? Kapan pencampuran dan pengujian zat warna yang ada pada daging buah dan kulitnya sehingga enak dipandang dan aman bagi kesehatan? Siapa pula yang melakukannya? Siapa yang menguji seberapa keras lapisan pembatas biji dan dagingnya? Mengapa tak pernah tertukar kulit mangga dengan kulit buah lainnya? ...

2. Siapa yang melakukan reaksi esterifikasi (pembuatan senyawa parfum) untuk aromanya? Kapan dan siapa yang menakar masing-masing komposisi zat sehingga enak sekali dan khas baunya saat dicium? Siapa yang memastikan tak beracunnya aroma yang menyebar hingga boleh disekresikan (dikeluarkan) dari buahnya? ...

3. Siapa yang merencanakan perubahan rasa sejak pertama menjadi buah muda hingga menjadi buah yang matang bahkan terlalu matang atau busuk karena karena tak dikonsumsi? Siapa yang mengatur pH-nya (derajat keasaman) sehingga masih aman untuk dikonsumsi meski bukan saatnya? Kapan dan siapa yang menakar kadar gula dalam daging buahnya sehingga beda kematangan beda pula rasa manisnya? ...

4. Mengapa dalam satu keluarga mangga, tak pernah tertukar semua karakteristik yang ada meski begitu banyak jenisnya? Siapa yang mengaturnya?


Dengan penalaran yang penuh dan mendalam atas kecanggihan otak manusia ini, maka seharusnya sampai pada pemikiran, "Apakah ini berlangsung tiba-tiba? Atau berjalan begitu saja teratur secara spontan?"Tentu, jawabannya, "Oh, pasti ada yang merancang. Mana mungkin kebetulan begitu saja terjadi."


Maka dengan keimanan penuh, "Pasti ada dzat yang merancang semuanya. Semuanya keteraturan, keterencanaan, ketepatan takaran, dan proses-proses lainnnya sehingga terlahirnya sebuah mangga dengan segala kekhasannya." Pertanyaannya siapa dia? Maka yakinilah bukan manusia, secanggih apapun otaknya, setinggi apapun gelarnya, sehebat apapun IQ-nya. Juga sudah pasti bukan makhluk lainnya yang tak kemajuan peradaban layaknya manusia. Lalu?


Dialah, Dzat Yang Maha Mengatur, Maha Merencanakan, Maha Menghitung, Maha Memutuskan, Maha Memelihara, Maha Menciptakan, ALLAH SWT.
Wallaahu a'lam bis shawwab.


Belajar Ketauhidan dari Sebuah Mangga

"Ini baru menelaah bagaimana ke-Maha Besar-an-Nya merancang dan menciptkan mangga, bagaimana dengan sesuatu yang lebih lebih besar dan lebih lebih kecil lainnya yang terhampar seluas-luasnya melingkupi kehidupan kita? Atau justeru bagaimana dengan penciptaan diri kita sendiri ini? Sungguh tak ada yang patut diagungkan kecuali Dia, ALLAH SWT. semata. Mari belajar mendekatkan diri pada-Nya."


-Kido :)
Diilhami dari hasil diskusi dengan Ust. Deni Albar, Lc. (Imam Masjid Pusat Dakwah Islam 'PUSDAI' Jawa Barat)
"Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya."


Sumber Gambar:
http://suaramerdeka.com/foto_sehat/a387af708f4964b7e84bb6ddb9a17d96.jpg

Sabtu, 07 Desember 2013

Kido - Wahai Sahabat



Bismillaah...
KIDO'S PICTURES very proudly presents
Sebuah lagu yang terinspirasi oleh sahabat
"Wahai Sahabat" Cipt. Kido

Kaudatang padaku, kudatang padamu
Kautunggu diriku, kutunggu dirimu
Wahai sahabatku, kupercaya dirimu
Kaupercaya diriku, kuharap itu selalu

Kausanjung diriku, kusanjung dirimu
Kauingatkan aku, kuingatkan kamu
Wahai sahabatku, kupercaya dirimu
Kaupercaya diriku, ...

Wahai sahabat...
Kaubuat ku lebih kuat
Wahai sahabat...
Kau membuat diriku merasa hebat

Kusalah padamu, kausalah padaku
kaumemaafkanku, kumemaafkanmu
Wahai sahabatku, kupercaya dirimu
Kaupercaya diriku, kuyakin itu selalu

Wahai sahabat...
Lakumu cermin nasihat
Buatku semakin dekat
Dan selalu mengingat Sang Maha Dekat

"Sahabat sejati itu adalah sahabat yang kala kita mengingatnya mengingatkan kita  pada-Nya."

Best Regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Alfa Centauri 4th Lifting 'Da Fantastic Fourth'
Etoser Bandung 2009
Teknik Fisika, FTI-ITB

FB: Kiki Rudiansyah
Twitter: @kikidoanc
Email: kickyalchemist@gmail.com
Fanpage FB: Kido & The Rangers
http://kikidoanc.blogspot.com
http://youtube.com/kido411
http://soundcloud.com/kiki-rudiansyah
http://kikidoanc.tumblr.com

Jumat, 22 November 2013

Peristiwa Penting pada Hari Jumat dalam Dunia Islam

| Inilah 7 peristiwa penting dalam dunia Islam yang terjadi pada hari Jumat Versi Pribadi
1. Allah menciptakan Nabi Adam As. dan mewafatkannya. Hari Nabi Adam As. dimasukkan ke dalam surga dan diturunkan darinya, serta hari diterimanya taubat Nabi Adam As.
2. Orasi perdana Rasulullah Saw. di Masjid Madinah pada tahun 1 Hijrah.
3. Peristiwa perang pertama dalam Islam yang dikenal Perang Badar, tepatnya hari Jumat, 2 Ramadhan tahun ke-2 Hijrah. Perang ini melibatkan tentara Islam sebanyak 313 anggota berhadapan dengan 1.000 tentara musyrikin Makkah yang lengkap bersenjata. Dalam perang ini, tentara Islam memenangkan pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh, 70 lagi ditawan. Sisanya melarikan diri.
4. Diriwayatkan bahwa surah Al-Maidah ayat 3 (wahyu terakhir) diturunkan kepada Nabi Muhammad, Rasulullah Saw. pada waktu sesudah Ashar yaitu pada hari Jumat di Padang Arafah pada musim haji terakhir (Wada), Dzulhijjah 10 H.
5. Masuknya Islam di benua biru (Eropa) dalam perang 'Zallaqoh' di Andalus (sekarang Portugal dan Spanyol) yang dipimpin oleh Panglima Perang Yusuf bin Yasyfin melawan tentara Perancis dibawah kepimpinan Alfonso VI, tepatnya pada 25 Ramadhan tahun Ke-479 Hijriyah. Tentara yang dipimpin oleh Alfonso VI yang berjumlah 80.000 tentara berhasil dikalahkan. Dalam waktu yang singkat Sultan Yusuf berhasil menguasai seluruh Spanyol dan menyelamatkan umat Islam. Setelah itu, Dinasti Murabit di Spanyol berdiri sejak 1090 sampai 1147 M.
6. Peristiwa Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia: Pada hari Jumat Legi tanggal 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364 H) tepat pukul 10.00 WIB di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta dibacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ir. Soekarno didampingi Drs. Moh. Hatta (Presiden & Wakil Presiden pertama) dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh S. Suhud dan Cudanco Latief Hendradiningrat dan diiringi dengan nyanyian Lagu Kebangsaan 'Indonesia Raya' (cipt. Wage Rudolf Supratman) dan diteruskan oleh sambutan Walikota Suwiryo dan Dr. Mawardi.
7. Hari akan terjadinya Kiamat.

''Sesungguhnya Allah menjadikan Adam pada hari Jumat, diturunkan di bumi pada hari Jumat, dia bertobat kepada Allah atas dosanya memakan buah khuldi pada hari Jumat dan wafat pun pada hari Jumat.'' (HR Bukhari).

"Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya." (QS Al-Imran: 123)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim)

“Hari yang dijanjikan yaitu hari Qiyamat, hari yang disaksikan adalah hari Arafah dan hari persaksian adalah hari Jumat”. (HR. Imam At Tirmidzi dari Abu Hurairah)

Wallaahu a'lam bish shawwab.

| Jumat Mubarak!

-Kido :)

Senin, 11 November 2013

Upacara Peringatan Hari Pahlawan - KM ITB di Dago Car Free Day

Bismillaah...
Salam, Gan :D
KIDO'S PICTURES dengan khusus & bangga mempersembahkan
Video Amatir "Upacara Peringatan Hari Pahlawan - KM ITB di Dago Car Free Day (Jalan Ir. H. Djuanda)"


http://www.youtube.com/watch?v=zgiaxLJQNNM

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Ahad, 10 November 2013 ini seperti biasa, jalan Dago dikerubuti penikmat Car Free Day. Namun, kali ini ada yang terlihat tak biasa, tetapi LUAR BIASA!
Keluarga Mahasiswa ITB dikomandoi Sang Presiden (Nyoman Anjani, Teknik Mesin - Fakultas Teknik Mesin & Dirgantara ITB 2009) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di antara riuh rendah & hilir mudik para CFD-ers. Bertemakan #REBUTMAHAKAM, upacara yang menyedot tak sedikit CFD-ers ini berlangsung khidmat. Alhamdulillaah. Sementara itu, di sisi berbeda teman-teman beralmamater lainnya menyuarakan gagasan di Hari Pahlawan ini dengan caranya masing-masing. Apapun caranya, #AYOBERGERAK bersama #MELUKISINDONESIA. Kita peduli!
Terima kasih teman-teman masa kampus yang telah mewakili. Kita semua senantiasa mendukung, insyaAllah.
Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!
Untuk Tuhan, bangsa, dan almamater, Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Alhamdulillaah...

Kamera & suntingan video oleh:
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Teknik Fisika - Fakultas Teknologi Industri ITB 2009
Etoser Bandung 2009
http://kikidoanc.blogspot.com
kickyalchemist@gmail.com
@kikidoanc

Selasa, 05 November 2013

Now I'm The Voice! #movember

"Momen perulangan awal waktuku kini bertepatan dengan penghujung tahun 1434 H, menyongsong 1 Muharram 1435 H. Semoga semuanya lebih baik. Alhamdulillaah. Terima kasih Ibu."

-Karena Kita Keluarga-
"Karena Dia telah ciptakan kita untuk saling bersama
Karena Dia telah anugerahkan kita untuk saling menyayang
Karena Dia telah limpahkan nikmat untuk kita semua
Karena Dia telah berikan semua apa yang kita butuhkan
Karena kita semua saling rasa suka duka
Karena kita semua...
Karena kita satu, karena kita keluarga."
|Golden Tag: Keluarga Etos Bandung (eBand)
https://www.youtube.com/watch?v=DMNK4yvlV24

Terima kasih atas ucapan dan doa semuanya yang disampaikan langsung ataupun tidak langsung juga via media sosial apapun. Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman semua. Aamiin.

-Kido :)


Selasa, 29 Oktober 2013

Sumpah Pemuda 28 Oktober "Negarawan Muda Belajar Merawat Indonesia, untuk Indonesia Berdaya"

"Seolah tua padahal muda, masa lalu yang diungkitnya.
Seakan muda padahal tidak juga, masa depan yang diungkapnya.
Tua-muda tak tentu acuannya, dulu-nanti jelas sekali batasnya.
Dan bekerja keras, cerdas, ikhlas kinilah saatnya."

-Kido-

"Garuda Muda"

Fajar pagi membias sinar merah putihnya
Sang garuda terbang dicekal keraguannya
Bukan ragu karena terbangnya
Namun kutu-kutu yang menggerogoti sayapnya

Wahai engkau sang garuda
Gagah nian engkau dipandang mata
Merobek-robek keputus-asaan bangsa
Bukan garuda ternyata, kaulah sang pemuda

Bersihkan sayapmu, terbanglah sibakkan ragu
Semua mengawang, bergerak bersamamu
Karena kita satu
Untuk Indonesia maju


Gambar oleh:
KIDO'S PICTURES

Kamis, 17 Oktober 2013

Now I'm The Voice

See more videos on http://youtube.com/kido411

Bismillaah...
KIDO'S PICTURES & MUSIKIDO
very specially proudly present
A Video Lyrics of A Dedicated Song for My Inspiring Teacher Mrs. Mia Fatimah (almh.), may Allah give you a peace and blessing you forever there.,

"Now I'm The Voice"
Chords & Vocal by Kiki 'Kido' Rudiansyah
Original Lyrics by Mrs. Mia Fatimah

Now I'm the voice
I will lead, but I will not follow
Now I'm the voice
I'll create, not destroy

I'm fore for good
I'm force for God
Devy the odds
Create a new standard

Step up! step up!
Step up! step up!

***
Thank's for singing together :D
Share your advise~

Best regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Alfa Centauri 4th Lifting 'Da Fantastic Fourth'
http://kikidoanc.blogspot.com
kickyalchemist@gmail.com
@kikidoanc

Selasa, 15 Oktober 2013

Idul Adha 1434 H: Qurban Lintas Negeri

Oleh Kiki (Mahasiswa Magang Dompet Dhuafa Hong Kong 2012)

Takbir menggema di seluruh penjuru dunia. Momentum Idul Adha atau Idul Qurban pun begitu terasa. Idul Adha merupakan salah satu Hari Raya Umat Islam di seluruh penjuru dunia. Idul Adha yang diperingati setiap 10 Dzulhijjah dalam penanggalan hijriyah ini merupakan puncak rangkaian pelaksanaan ibadah haji para jamaah haji dari seluruh dunia di tanah suci Mekkah setelah sebelumnya wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Tak terkecuali di Indonesia, idul Adha yang biasa disebut Lebaran Haji disambut dengan suka cita. Umat islam yang mampu berlomba-lomba melaksanakan qurban dengan membeli, menyembelih, lalu membagikannya kepada yang membutuhkan. Begitulah hari raya qurban, tidak hanya dirayakan sebagai ritual ibadah keagamaan saja, tetapi juga menyiratkan makna kepedulian terhadap sesama.

Sejatinya, melaksanakan qurban pada saat hari raya Idul Adha merupakan sebuah perwujudan akan sebuah pengorbanan dan kepedulian untuk sesama yang didasarkan pada pengharapan dan ikhlas hanya karena Allah semata. Karena sesungguhnya bukan darah hewan qurban yang disembelihlah yang akan sampai pada-Nya, melainkan sejauh mana keikhlasan kita atas penunaian qurban tersebut.

Oleh karena itu, jangkauan ibadah qurban ini tidak hanya dibatasi oleh letak geografis saja. Siapapun, umat islam yang mampu, sangat boleh berqurban dan ditujukan untuk dibagikan kepada siapapun, di belahan dunia manapun. Sebagai contoh kasus nyata, dengan kesadaran penuh, pada Idul Adha 1434 H ini beberapa muslim dari negeri beton Hong Kong bermaksud menyalurkan hewan qurban untuk suatu daerah di Indonesia yakni Kampung Pasirhonje, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Inilah yang kita sebut qurban lintas negeri.

Qurban lintas negeri ini tentunya sangat bermanfaat mengingat, sebagai contoh, di Indonesia persebaran umat muslim yang melaksanakan qurban belumlah merata. Ada daerah yang umat muslimnya banyak berqurban, tetapi juga di sisi lain terjadi sebaliknya. Penyaluran hewan qurban dari suatu daerah ke daerah yang lain tentunya memberikan kemanfaatan besar. Tidak hanya kemanfaatan pribadi orang yang berqurbannya, tetap[I juga kemanfaatan bagi orang-orang yang menerimanya.

Jadi, saat disadari bahwa adanya niat ingin melaksanakan qurban untuk disalurkan ke wilayah lain, ini tentu menjadi suatu paradigma baru tentang ibadah qurban dan sebagai wujud nyatanya persaudaraan antar sesama umat islam. Persaudaraan yang dilandaskan pada keimanan dan ketaqwaan pada Tuhan yang sama, Allah Yang Maha Esa, bukan persaudaraan yang hanya terbatas ruang masa. Dan momentum Idul Adha adalah salah satu wujud nyata pengikat persaudaraan kita dengan berqurban untuk sesama.

| Kiki 'Kido' Rudiansyah & Keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 H, Bersihkan diri, Sucikan hati, & eratkan jalinan silaturahmi dengan Ikhlas Berqurban & berbagi hanya karena Ilahi Rabbi :)





















Foto: KIDO'S PICTURES

Sabtu, 12 Oktober 2013

Sukses di Mata Orang Tua

Terkadang kita merasa sulit dan berat menggambarkan titik kesuksesan kita apalagi berkaitan dengan puncaknya membahagiakan kedua orang tua kita.

Padahal, sejatinya, orang tua kita itu tidak berharap sebegitu kompleks, seperti tingginya harapan kita, terhadap anaknya.

Baginya, apa yang anaknya capai sekarang adalah kesuksesan. Kesuksesan karena keduanya selalu berprasangka anaknya lebih baik darinya. Dan memang selalu dan akan terus begitu, orang tua akan selalu berprasangka anaknya lebih baik dan selalu sukses akhirnya, kapanpun. Dan akhirnya pula mereka selalu merasa bahagia.

Bukan hadiah mewah atau jalan-jalan spektakuler yang kita ajak, bahkan hanya sekadar menyapanya via telepon pun baginya adalah sebentuk penggugah kebahagiaan. Sederhana, jika kita mau dan tahu akan begitu mulia prasangkanya.

Apalagi jika kita benar-benar sesuai dengan yang keduanya prasangkakan pun beriringan dengan apa yang kita harapkan dan kita impikan.

-Kido :)





























Kamis, 10 Oktober 2013

Nasi Goreng Ala Kido

Mencengangkan! Dari sekian banyak kuliner Indonesia, Nasi Goreng menjadi salah satu makanan terfavorit di dunia. Ke-2! Begitu yang dilansir okezone.com lewat http://www.okefood.com/read/2011/09/08/299/500339/large.

Nah, pun di Indonesia itu sendiri sudah pasti menjadi favorit pribuminya. Buktinya, lihat saja warung penjaja nasi goreng yang tersebar hampir di seluruh daerah du nusantara. Mulai dari pedagang gerobak dan tanggungan keliling juga warung statis pinggir jalan yang kebanyakan mulai beraktivitas menjelang malam, hingga di restoran-restoran yang 'open 24 hours'. Dari yang murah hingga yang harganya fantastis. Dari yang sederhana hingga yang kompleks modifikasinya. Nasi goreng punya Indonesia!

Dan satu hal, setiap daerah memiliki cita rasa khas tersendiri setiap olahan nasi gorengnya yang membuatnya kian variatif dan menarik untuk dicoba.
Kali ini, penulis akan berbagi resep pribadi Nasi Goreng Kampung. Nasi Goreng Kampung Ala Kido :)

Bahan-bahan yang dibutuhkan sederhana saja: Nasi (pastinya), terasi udang merah (soal warna bebas, tapi terasi warna biru memang jarang sekali), minyak goreng, cengek (cabe rawit), bawang putih, bawang merah, kencur, garam, dan gula putih.

Cara meramunya, pertama-tama bismillaah. Kemudian, siapkan coet dan mutu (ulekan) lalu gulirkan sejumlah cengek (sesuai selera pedas), bawang putih, kencur (seukuran buku jari kelingking), dan garam lalu ulek hingga cukup lembut. Sementara itu, sediakan papan talenan dan pisau, lanjut iris bawang merah dan cengek (jika ingin menambah 'spicy level').
Selanjutnya, siapkan wajan diisi minyak (dua sendok makan) lalu panaskan.

Mulai menggoreng! masukan irisan bawang dan cengek sebentar hingga tercium wanginya lalu masukkan bahan-bahan yang telah diulek tadi. Oseng-oseng oleh spatula supaya matang merata. Sebentar saja untuk sedikit menghilangkan sengatan bau kencurnya lalu masukkan terasi yang sudah dalam kondisi bubuk dan layak untuk dikonsumsi.
Aduk-aduk ala tukang nasi goreng jangan sampai terlalu kering, kemudian masukkan nasi satu porsi besar (bisa jadi) lalu kembali aduk.
Tambahkan garam sesuai selera. Kemudian, taburkan sedikit gula putih untuk memberikan citarasa gurih sebagai pengganti bahan penyedap rasa semacam MSG, dll.

Nasi Goreng Ala Kido pun matang dan siap dihidangkan hangat-hangat, tambahkan kol atau sayuran segar yang bisa dikonsumsi mentah sebagai lalap lainnya sebagai antioksidannya sekaligus garnis pada sajian. Perindah sesukamu. Satu hal terakhir, nampaknya akan lebih asik jika membuatnya untuk dan disantap bersama sekeluarga tercinta. Wilujeng nyobian (selamat mencoba) :D

-Kido :)


Rabu, 09 Oktober 2013

Berbeda

Pernahkah membayangkan tas kita sama persis dengan teman sekelas?
Atau sepatu kita sama persis dengan semua penduduk di kampung?
Atau wajah kita sama persis dengan semua orang di negara kita?
Atau seluruh apapun di dunia ini berwarna sama persis?

Jangankan tas kita sama sekelas, dengan satu teman saja kadang ada rasa malu, gengsi biasanya. Aneh betul sekampung dengan sepatu yang sama, gak seru. Susahnya mengenali orang dengan wajah sama, satu negara lagi. Oleh orang kembar saja terkadang bingung dibuatnya. Pun tak terbayang jika seluruh bumi dan isinya ini berwarna sama semisal merah, wow!, atau hitam, gelapnya. Bayangkan!

Perbedaan itu indah. Tas yang berbeda melahirkan aneka ragam fungsinya. Sepatu yang berbeda menghindarkan dari ketertukaran saat menyimpannya. Wajah yang berbeda membuahkan jalinan saling mengenal dan berbuah identitas hingga berujung silaturahim. Pun bumi dan isinya yang berbeda warnanya, dengan milyaran spektrum warna yang ada membuahkan eloknya pemandangan sekitar yang memanjakan mata ini kala dibuka. Lihatlah pelangi, alangkah indahnya, bukan karena lengkungannya semata, tetapi 'mejikuhibiniu' yang mewarnainyalah. Belum lagi keindahan lainnya yang terlahir dari sebuah perbedaan.

Jadi, berbeda itu indah.

-Kido 


Rabu, 02 Oktober 2013

Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2013 "Bangga Berbatik, Bangga Menjadi Indonesia"


-Ungkapan Cinta-
Banyak yang mengaku cinta, namun tak sedikit yang mengaku sulit untuk mengungkapkannya, padahal sesungguhnya cinta tak serumit yang dirumuskan hati bahkan pikiran manusia yang sederhana ini.
"Aku ingin mencintaimu secara sederhana ...," begitu syair pujangga terpatri di kanvas sastra lama. Aku rasa begitu, tak perlu mempersulit diri untuk mencintai. Pun untuk negeriku tercinta ini, aku cinta Indonesia, aku cinta batik Indonesia.

|Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2013 "Bangga Berbatik, Bangga Menjadi Indonesia"

-Kido :)

Rabu, 25 September 2013

Dirgahayu Bandung 'Parijs van Java' Kota Kembang


Wilujeng milangkala anu ka 203 taun (25 September 1810 - 25 September 2013) kanggo Bandung katresna. Mugiya langkung sae kapayunna, bagea balarea wargi Bandung sadaya-daya.

Allah sing salawasna maparin kabarokahan tina sagala kabeungharan nu sakitu ayana di taneuh Parahyangan ieu. Tur ngaraksa pamingpin urang sadaya tina paripolah tur babasa anu teu mihak kana kahadean Bandung sadaya.

Oge mangga urang sami-sami milaku lampah sasae-saena, sabisa-bisa pasti bisa ngawangun kabageaan salarea, sanghareupan sagala rupi kabanggaan anu pakuraweut tur pasiksak di sabudeureun urang sadaya ku silih asah, silih asih, tur silih asuh. Kanggo saha deui salian ti kanggo urang sadayana, kanggo Bandung Juara! Bandung BERMARTABAT (Bersih, Makmur, Taat, & Bersahabat). Bandung anu berseka.

Bandung 'Parijs van Java' kota kembang anu urang sadaya.
Gemah ripah, repeh, rapih loh jinawi.

-Kido :)


Riset Indie: Angkot Day

Angkot Day adalah sebuah acara yang diinisiasi oleh kelompok Riset Indie. Acara ini adalah sebuah eksperimen sosial, dan prototipe dari sebuah solusi yang dirangkai dalam riset.
Angkot Day adalah satu hari di mana Angkot berjalan tertib, nyaman, ga ngetem, tidak ugal-ugalan, taat rambu, aman, dan GRATIS.
Angkot Day direalisasikan pada Jumat, 20 September 2013, dengan sistem pembiayaan Sponsorship, diwujudkan bekerjasama dengan komunitas kreatif lain di Bandung, teman-teman, dan sesama individu yang ingin membawa perbaikan dan dampak positif bagi Kota Bandung.

Angkot Day hanyalah sebuah simulasi, menaggapi persoalan kemacetan dan transportasi publik di Kota Bandung, dari satu sudut pandang. Jika simulasi ini berhasil, kita bisa memperoleh data untuk memperkuat ajuan solusi lanjutan yang lebih terukur.

Partisipasi dan dukungan aktif masyarakat pastilah akan membantu untuk Kota Bandung yang lebih baik. Ayo dukung Angkot Day!

Angkot Day ini juga didukung pemerintah Kota Bandung dengan terlihat ikut berpartisipasinya bapak M. Ridwan Kamil, S.T., M.UD., Walikota Bandung 2013-2018 sebagai salah satu supirnya. Tak mau kalah, artis parahyangan pun ikut menyukseskan Angkot Day ini, salah satunya adalah rapper & penyanyi religi Bandung, Ebith Beat A.
(red.)

Riset Indie: "Independent research associates focusing on technology, social economic matters, and media. We value experiments and collaborations"

Sumber: http://angkotday.tumblr.com/
                http://risetindie.tumblr.com/

Bismillaah... Sampurasun :D
| A Kiki 'Kido' Rudiansyah Documentary Video
KIDO'S PICTURES very proudly presents
"Riset Indie: Angkot Day"



This Documentary Video takes place at Jalan Ir. H. Djuanda/Dago, Bandung, Jawa Barat.
Reporter: Kiki 'Kido' Rudiansyah (twitter: @kikidoanc)
Juru Kamera: Kiki 'Kido' Rudiansyah (twitter: @kikidoanc) & Aris Rismana
Editor/Produser/Video Director: Kiki 'Kido' Rudiansyah (twitter: @kikidoanc)
Produced by KIDO'S PICTURES

Thank's for watching, haturnuhun :)

Best regards
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Etoser Bandung 2009 (Penerima Beastudi Etos Bandung Dompet Dhuafa)
Teknik Fisika - FTI ITB
http://kikidoanc.blogspot.com
kickyalchemist@gmail.com

Minggu, 22 September 2013

Pasangan Sejati

Tak sedikit yang mematok kesejatian pasangan dari...
melihat romantisnya Romeo dan Juliet yang terkadang sarat akan dramatisasinya,
peliknya lika-liku cinta Shinichi Kudo dan Ran Mouri yang sudah jelas fiktifnya,
dramatisnya kisah Jack dan Rose Dawson yang terapung di kapal pendulang awards 'Titanic',
hebatnya romantisme Habibie & Ainun yang menyita jutaan pasang mata di teater layar emas tanah air,
atau bisa jadi, kisah kuatnya chemistry kasih pasangan saintis Marie dan Pierre Curie yang menghiasi perbendaharaan biografi dunia ilmu kimia,
atau syahdunya kisah cinta pewayangan Rama dan Shinta.

Yang demikian itu tidak dilarang dan sah-sah saja.

Namun, sering kita lupakan setidaknya ada pasangan terdekat, terlihat jelas, dan bahkan selalu membersamai kita-lah yang nampaknya jarang dijadikan contoh kesejatian dalam berpasangan, yaitu IBU dan AYAH kita.
Apapun kisahnya, betapapun keadaannya, mungkin terlihat romantis dan harmonis hingga kini, salah satu atau keduanya telah berada di sisi-Nya, atau berpisah dll. karena suatu dan lain hal, tetapi kesejatian cinta kasihnya sangat terbukti adanya.
KITA-lah bukti kesejatiannya. Tak harus sama, karena kita harus mengusahakan yang lebih baik dan, yakinlah, merekapun pastinya ingin melihat kita lebih baik. Jadi, mari belajar dari keduanya yang nampaknya akan lebih lepas dan nyata.

Terlebih lagi, semoga pula keduanya (lebih dasar lagi) berpatokan pada pedoman sejati berpasangan yang sejatinya dan ideal kita panuti dalam berumah tangga (sekarang bagi yang sedang menjalani; nanti bagi yang akan menjalani), yaitu pasangan Rasulullaah Muhammad Saw. dan Siti Khadijah (mewakili kesejatian & idealnya hidup dengan istri beliau Saw. yang lainnya). Dan kemudian, kita mengikuti contoh keharmonisan yang bersumber dari-Nya. Jadi, tak sekadar sejati, tetapi juga syar'i.

Belajar menuju fase kehidupan selanjutnya, tentukan pedoman idealnya.

-Kido :)

Kamis, 19 September 2013

Ayah

Dalam tegas sikapmu, kauajarkan aku kelembutan, AYAH.
Dalam lelahmu, kauajarkan aku kekuatan, AYAH.
Dalam tiap buah tetes keringatmu, kauajarkan aku kesyukuran, AYAH.
Dalam kondisi tak mencerahkan, kauajarkan aku senyuman, AYAH.

Dalam tegur katamu, kauajarkan aku doa, AYAH.
Dalam diammu, kauajarkan aku kebijaksanaan, AYAH.
Dalam lunglai bahasa tubuhmu, kauajarkan aku ketak-putus-asaan, AYAH.
Dalam garis wajahmu yang penuh jejak perjuangan, kauajarkan aku keberanian, AYAH.
---
Cukup sampai di sanakah sosok seorang AYAH bagi anaknya ini? TIDAK.
Jangan pernah pertanyaan 'bodoh' itu muncul dan selalu menghinggapi diri ini ya Allah. Lebih dari yang anaknya lihat, dengar, dan rasakan, pengorbanan seorang ayah untuk anaknya ini adalah sebentuk kisah heroik penuh ketulusan, lebih dari kisah perjuangan para superhero yang cenderung fiktif. Dialah sosok nyata pahlawan sejati. Dialah AYAH-ku.

| Ku tak tahu bagaimana cara mengungkapkan rasa terima kasihku selain dengan beriringan bersamamu memuliakan dan membahagiakan ibu (dari anakmu ini) dengan keberanian dan ketulusan yang kautanamkan, serta dengan kesyukuran kepada Dia Sang Maha Pemilik Segalanya, Allah SWT.

-Kido :)

Kamis, 12 September 2013

Ibu

Saat tak ada yang mau menjadi teman kita. IBU kita selalu siap menjadi teman kita.
Saat tak ada yang mengapresiasi karya kita. IBU kita selalu memberi apresiasi terbaiknya pada kita.
Saat orang lain berkata buruk pada kita. IBU kita selalu berkata baik pada kita.

Saat tak ada orang yang mau mendengarkan cerita kita. IBU kita selalu siap mendengarkan apa yang kita ceritakan.
Saat kita merasa bodoh di antara teman kita. IBU kita selalu memandang anaknya sebagai anak cerdas karena keyakinannya terhadap doa.
Saat tak ada orang yang mau berbagi dengan kita. IBU kita selalu memberikan apapun yang beliau punya untuk kita.

Saat tak ada satupun yang membela kita. IBU kita selalu membela anaknya dengan kemuliaan caranya.
Saat kita merasa tak ada motivasi dalam diri kita. IBU kita selalu mengusahakan dirinya sebagai motivator terbaik bagi anaknya.
Saat kita merasa tak ada orang yang mendoakan kita. IBU kita selalu mendoakan yang terbaik bagi kita.

---

Andaikan subjek dari untaian kata-kata di atas ditukar, apakah akan berlaku sama? Akankah kita selalu ada untuk IBU kita?
Tak usah dijawab dengan segala ke-normatif-an atau seribu alasan yang kita punya. Cukup kita sama-sama renungkan dan wujudkan kesungguhan rasa cinta kita padanya. Jangan hanya mencintainya karena momen selebrasi Hari Ibu yang terbatas, tetapi kita jadikan setiap hari kita sebagai Hari Ibu selamanya.

| Terima kasih IBU, maafkan anakmu ini dan mintakan ampun kepada-Nya, kasihmu dan Maha Kasih-Nya tak terhingga sepanjang masa. Semoga engkau senantiasa dalam lindungan dan keridhoan Dia Sang Maha Pemilik Segala, Allah SWT. Aamiin.

-Kido :)


Filosofi Sendok

Oleh Kiki 'Kido' Rudiansyah

Bukan syarat primer sebagai alat makan, tetapi tak sedikit pula yang mengutamakan pemakaiannya. Berdampingan atau tidak dengan pasangannya, garpu atau lainnya, tak masalah dalam pemakaiannya. Hanya memakai sendok tak masalah, tetapi hanya memakai garpu saat makan, aneh. Apalagi menu santapannya sayur atau sup.

Saat tak dipakai untuk menghantarkan makanan ke mulut, pun tak jadi masalah, toh sendok tetap dipakai untuk mengambil makanan dari tempat sajinya ke piring kita. Jika tidak, umumnya, orang merasa jijik bekasnya.


Begitulah sendok, meski bukan yang diutamakan, tetapi perannya bagi dunia 'table manner' dan permakanan begitu terasa dan tak dapat dimungkiri. Siapapun dapat merasakan manfaat dan kegunaannya.
Itulah yang utama.

Sajak Berpetak

Oleh Kiki 'Kido' Rudiansyah















Aku lahir di kasur petak
Diselimuti kain berpetak-petak
Perlahan ku dididik dengan tradisi berpetak-petak
Pun dengan petak-petak akupun bisa tersentak

...

Tanah airku tanah berpetak
Sana petak sini petak
Tapi awas hati-hati jangan sampai berpetak-petak
Sebab baku tembak akibat saling berpetak

Setiap otak memang berpetak-petak
Tetapi jangan sembarang dipetak-petak
Asal memetak bisa tergeletak
Mari jangan berpetak-petak

Dua petak tiga petak
seratus petak sejuta petak
Apalah arti berpetak-petak
Jika berpetak menjauhi yang hak

...

| Asrama Ikhwan Beastudi Etos Bandung, Jalan Tubagus Ismail XV/14A - Sekeloa, 5 Zulqa'dah 1434 H/11 September 2013 M

Minggu, 08 September 2013

Menjelajah Ramadhan

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Tahun ini, Ramadhan terasa berbeda dengan tahun sebelumnya. Tidak hanya dalam hal keberadaan menjalani secara geografis, tetapi juga dalam hal target-targetnya. Enaknya Ramadhan di tanah air dengan segala selebrasi dan perubahan pola keseharian di sekitar saya membuat Ramadhan tersuasanakan. Namun, saya berharap tak hanya sekadar selebrasi dan pernak-perniknya saja, tetapi juga substansi mendalam mengenai hikmah besar di dalamnya pun juga dapat ‘membahana’ di Ramadhan 1434 H ini. Aamiin.

kemudian, mengapa pula target juga menjadi sasaran untuk dijadikan berbeda dengan tahun sebelumnya? Jawabannya, karena tentulah dengan kondisi yang berbeda, target juga akan menyesuaikan. Dan Ramadhan kali ini, tentunya, ingin lebih baik daripada Ramadhan sebelumnya.

Setiap orang muslim pasti mempunyai targetan selama bulan Ramadhan, meski tak banyak yang biasa mengungkapnya, tak terkecuali saya. Seperti pada umumnya yang pasti menjadi targetan pertama di bulan Ramadhan adalah dapat melaksanakan shaum selama sebulan penuh. Artinya secara tidak langsung targetan itu membuat kita harus mngupayakan diri agar terhindar dari hal yang membatalkan shaum (secara udzur) minimal. Poin intinya adalah saya harus menjaga kesehatan baik secara jasmani maupun rohani. Selanjutnya, dari target pertama ini turunlah target-target selanjutnya.

Semua targetan Ramadhan pasti berhubungan dengan aktivitas yang akan dijalani selanjutnya. Aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan jasmani, sedangkan aktivitas ruhiyah untuk menjaga kesehatan rohani. Namun, “jangan pernah mau terjebak dalam pembatasan aktivitas fisik dan bathin!” itu kata saya pada diri saya sendiri. Karena sejatinya seluruh aktivitas di bulan Ramadhan ini, bahkan untuk satu aktivitas yang sama, dapat secara bersamaan berimbas pada sisi jasmani dan rohani saya.

Sholat tarawih dan shodaqoh setiap hari tanpa absen, tilawah Al-Quran dua kali khatam dalam sebulan, serta itikaf di sepuluh hari terakhir penuh adalah targetan turunan utamanya. Bisa jadi ini juga yang ditargetkan sebagian muslim yang lain atau bahkan lebih. Kemudian, aktivitas dan ibadah lainnya juga selalu digembar-gemborkan dalam hati untuk senantiasa dilakukan sebagai peng-kilau warna-warni Ramadhan saya. Jikalau memang sedang bisa dilakukan, mengapa tidak? Misalnya, sholat sunnah rawatib, dhuha, olahraga, kajian, membaca buku, dll. Sholat wajib lima waktu dan birrul walidain  saya rasa tak perlu disebutkan lagi karena itu yang utama.



Namun, di antara sekian target-target Ramadhan 1434 H saya kali ini, ada salah satu target yang benar-benar baru dan saya usahakan untuk menunaikannya. Boleh jadi saya bilang inilah keunikan di Ramadhan saya kali ini. Jelajah Spesial Ramadhan, inilah targetnya. Maksudnya?

Dengan salah satu hobi saya yaitu menjelajah, maka saya putuskan untuk membuat targetan menjelajah di bulan Ramadhan. Menjelajah di sini yaitu menjelajah masjid-masjid yang ada di sekitar saya, di Kabupaten/Kota Bandung. Mimpinya dapat juga menjelajah hingga ke luar kota bahkan luar Indonesia. Alhamdulillaah, sekira 40-an masjid dapat saya jelajahi. Namun, tidak semua masjid yang saya list dapat saya kunjungi karena satu dan lain hal. Masjid Agung Leles Garut adalah Masjid terjauh yang saya kunjungi di bulan Ramadhan ini. Sedangkan yang terdekat, tentunya masjid dekat rumah saya yaitu Masjid Darul Ulum Pasirhonje.
(https://www.facebook.com/notes/kiki-rudiansyah/jelajah-spesial-edisi-ramadhan-1434-h-d/3145197326248)

Akan tetapi, bukan hanya dalam hal penjelajahannya saja yang saya targetkan untuk dicapai, melainkan juga lebih kepada bagaimana saya bisa melihat perbedaan dan kesamaan di setiap masjid yang saya kunjungi dalam aktivitas kesehariannya, khususnya di bulan Ramadhan. Saya belajar banyak dari penjelajahan ini. Ternyata, boleh jadi kita berbeda dalam penunaian amalan ibadah, selebrasi, atau hal lainnya dalam bermuamalah di bulan Ramadhan, tetapi dengan kesamaan yang ada kita bisa hidup rukun tanpa perselisihan melainkan diskusi dan kajian penyempurnaan ilmulah yang harus diutamakan. Tentunya dalam rangka memperjuangkan Islam yang sesuai Al-Quran dan As-Sunnah menuju ridho-Nya.

Lalu, di balik penjelajahan Ramadhan saya kali ini, tentunya harus tetap pula memegang target-target yang telah disusun sebelumnya. Jadi, bersamaan dengan itu saya berusaha menunaikan semua targetan yang meski kenyataannya tidak bisa 100%. Akan tetapi, alhamdulillaah, yang saya syukuri adalah kenikmatan dalam menjalaninya serta segala rahmat dan berkah dari Allah yang membuatnya terasa jauh dari lelah. Ubah lelah jadi lillah!

Alhamdulillaah, shaum saya sebulan penuh dapat tertunaikan, pun sholat tarawihnya. Sementara tilawah Quran saya tidak mencapai target dua kali khatam, melainkan sekali saja dan lebih beberapa juz. Namun, hikmah yang dapat dipetik adalah bahwa ibadah pun  harus kita targetkan, terutamanya kita luruskan niat terlebih dahulu agar penunaian targetnya menjadi menyenangkan. Poin keikhlasan, pahala, dan pencatatan kebaikan, biarkanlah hanya Allah yang menilai dan kita berurusan pada ikhtiar dan perjuangannya.

Sementara ‘perburuan’ lailatul qadar di sepuluh terakhir Ramadhan juga, alhamdulillaah, dapat tertunaikan. Hari pertama di Masjid dekat rumah, Darul Ulum. Kemudian, hari kedua di Masjid Salman ITB, ketiga dan seterusnya Masjid An-Nuur Biofarma-lah yang menjadi tempat beritikaf. Hasilnya, selalu dan selalu, saya serahkan kepada Allah SWT. Sang Maha Bijaksana.

Begitulah penjelajahan saya di bulan Ramadhan kali ini, 1434 H, saya berharap Allah akan mempertemukan saya dengan Ramadhan selanjutnya untuk menargetkan kebaikan-kebaikan yang berharap dapat menjadi sebuah perubahan saya kea rah yang lebih baik dan menjadi perbekalan saya ke tempat yang terbaik kelak di sisi-Nya. Aamiin.

Wallaahu a’lam bish shawwab.


Senin, 02 September 2013

'Kido - Toga di Tepi Jendela' on Temu Alumni Beastudi, Dua Dekade Dompet Dhuafa

Bismillaah...
KIDO'S PICTURES in collaboration with NASHIH PHOTOGRAPHY
very proudly present
"Toga di Tepi Jendela" Kido's Live Performance on Temu Alumni Beastudi, Dua Dekade Beastudi Dompet Dhuafa, Kongres Negarawan Muda, "Negarawan Muda Belajar Merawat Indonesia", Aula Bumi PPMKP Ciawi-Bogor, 25 Agustus 2013.

Sebuah lagu yang terinspirasi oleh sebuah buku karangan etoser nusantara (Penerima Beastudi Etos, Beastudi Indonesia-Dompet Dhuafa) berjudul sama.

Toga di Tepi Jendela, cipt. Kido (http://kikidoanc.blogspot.com)

Jangan... kau menganggap mimpimu
Takkan... bersinar di dalam hidupmu
Jangan... kau tunjukkan putus asa
Dengan... s'gala kemampuan yang ada

Reff:
Hapus sudah air mata meratapi keterbatasan
Yakinkanlah kau 'kan gapai toga di tepi jendela

-Thank's for watching :)

Best regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Engineering Physics ITB
Etoser Bandung '09
kickyalchemist@gmail.com
@kikidoanc

"More than excellent!"

Jumat, 30 Agustus 2013

Menjelajah Ciremai 'Kemenangan & Kemerdekaan dalam Kebersamaan'

Bismillaah...
KIDO'S PICTURES & da Fantastic Fourth Corps.
mempersembahkan

Perjalanan Tasyakur Alam "Kemenangan & Kemerdekaan dalam Kebersamaan"
8 Fantastist (Astri Rizki Nurmala, Septi Cahya Widianti, Kiki Rudiansyah, Idris Nursalim Al Muhajiri, Surya, Iman Rosiman, Muammar Hardian, M. Fitrah Bahari)

4-7 Syawal 1434 H, Puncak Tertinggi Jawa Barat, Gunung Ciremai

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H 'Mohon Maaf Lahir dan Bathin'

Dirgahayu HUT ke-68 Republik Indonesia 17 Agustus 2013
Merdeka! Allaahu akbar!

Alhamdulilllaah...

@daFantastric4th
http://dafantasticfourth.tumblr.com

Best regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Fantastist Alfa Centauri
http://kikidoanc.blogspot.com

Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Mesir #SAVEEGYPT


Pada Jumat tanggal 23 Agustus 2013, tepatnya bada sholat Jumat, sebuah Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Mesir digaungkan sepanjang Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) hingga berakhir di depan Mall Bandung Indah Plaza (BIP), Jalan Merdeka. Bertitik awal di Jalan Diponegoro, aksi solidaritas mengecam tindakan tak berperikemanusiaan di Mesir ini diikuti beberapa Organisasi Masyarakat yang bergerak bersama dengan gabungan mahasiswa/i muslim Bandung. Terdengar teriakan-teriakan sebagai bentuk dukungan perlawanan penjajahan di Mesir dan kecaman atas penjajahan kepada masyarakat sipil Mesir.

Aksi Long March juga diwarnai dengan memebagikan flyer berupa ajakan untuk peduli terhadapa Mesir sebagai negara yang pertama kali mengakui Indonesia Merdeka, ditambah aksi dramatikal dari beberapa peserta aksi. Momentum ini bertepatan dengan hingar bingar selebrasi Hari Kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia yang dirasa paradoks keadaan di Mesir. Aksi dikawal beberapa personil polisi dan berjalan tertib. Alhamdulillaah.

#SAVEEGYPT #PRAYFOREGYPT #STOPMASSACREINEGYPT

Video direkam dan disunting secara pribadi oleh KIDO'S PICTURES.

Kiki 'Kido' Rudiansyah
Etoser Bandung 2009
Teknik Fisika FTI-ITB
http://kikidoanc.blogspot.com

Jiwa KORSA Sejati


Bismillaah...
KIDO'S PICTURES presents
A special song by KIDO inspired by Korps Relawan Salman ITB (KORSA)
"Jiwa KORSA Sejati"

Kami datang untukmu Indonesiaku
Kami datang untukmu saudaraku

Kupenuhi panggilan Tuhanku
Kuteladani sifat utusan-Mu

Amanah 'kan kupegang selalu
Istoqomah jalankan tugasku
Menatap ke depan selalu
Yakin pada diri dan ukhuwah sejati

Kami datang untukmu Indonesiaku
Kami datang untukmu saudaraku

Kupenuhi panggilan Tuhanku
Kuteladani sifat utusan-Mu

Semangat 'kan kupegang selalu
Amal juang hingga kering darahku
Bertahan dalam kasih ukhuwah-Mu
Datang dari hati, jiwa KORSA sejati

***

"Cerdas, Tangkas, Ikhlas!"

Best Regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
KORSA VI
Etoser Bandung 2009
Teknik Fisika ITB
http://kikidoanc.blogspot.com
kickyalchemist@gmail.com
@kikidoanc

Bertabur Bintang F4 2013 (BBF V) Ramadhan 1434 H "Segarkan Iman"


KIDO'S PICTURES & Da Fantastic Fourth
very proudly present

Bertabur Bintang F4 2013 (BBF V)
Ramadhan 1434 H "Segarkan Iman"

"What a fantastic 4th anniversary da Fantastic Fourth Alfa Centauri!"
| 25 Juli 2009-25 Juli 2013

Satu Jari Sejuta Aksi, ihee~
"Our Story Has Just Begun!"

Da Fantastic Fourth is my family :)
My inspiration Grows here...
Your experience is my experience

Find me at http://kikidoanc.blogspot.com
Tweet me at https://twitter.com/kikidoanc
Sharing with me at http://www.facebook.com/kikidoanc

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H"


Bismillaah...
KIDO'S PICTURES bersama ETOS CHANNEL
mempersembahkan
Video ucapan
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H"
oleh Perwakilan Etoser 2009 Nusantara [Etos Bandung 09: Kiki, Ulfi, Iis (eBand) feat. Etos Makassar 09: Alin, Ucank, Ria (Emas)]
Taqabbalallaahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
Minal Aidin wal faizin
Mohon Maaf lahir dan bathin

-Candi Cangkuang, Garut, Jawa Barat

"Bersihkan diri, sucikan hati, segarkan iman kembali"

Etos! More than excellent!

http://etosbandung.wordpress.com
http://etos.or.id
http://beastudiindonesia.net
http://dompetdhuafa.org

Best regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Etoser Bandung 2009
Teknik Fisika ITB
http://kikidoanc.blogspot.com
@kikidoanc
[Video Maker]

"Mohon Maaf Lahir dan Bathin"


Bismillaah...
Kido's Pictures Proudly presents on special moment Eid Mubarak, Idul Fitri 1434 H
A song by Kido (http://kikidoanc.blogspot.com)
"Mohon Maaf Lahir dan Bathin"

Telah lama sudah kaki melangkah
Mengarungi hidup penuh warna
Sebulan sudah kumohon pada-Nya
Jadikan Ramadhan masa 'tuk berubah

Maafkan kesalahan yang selama ini terlakukan
Maafkan kekhilafan yang selama ini terucapkan

Selamat Lebaran...
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat Lebaran...
Mohon maafkan lahir dan bathin

Taqabbalallaahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum

 ***

"Bersihkan diri, sucikan hati, segarkan iman kembali."

Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1434 H/8 Agustus 2013 M
Minal aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan bathin
:)

Alhamdulillaah...

Best regards,
Kiki 'Kido' Rudiansyah
Etoser Bandung 2009
Teknik Fisika, FTI-ITB
kickyalchemist@gmail.com
@kikidoanc